Cintaku Bertepuk Sebelah Tangan, Cinta Di Tolak

CINTAKU BERTEPUK SEBELAH TANGAN

Sabtu, 15 Desember 2012

Pukul 4.30 pagi aku bangun dari tidurku karena mendengar suara alarm yang keras. Aku ingat bahwa hari itu adalah hari dimana kami anak-anak PPL akan piknik ke Jogja. Aku terus bangun menuju ke kamar mandi untuk mengambil wudlu dan kemudian sholat subuh. Setelah siap-siap dengan perlengkapan piknik, aku bersama temanku Ari berangkat bareng menuju ke gerbang belakang kampus UNS. Disanalah kami anak-anak PPL berkumpul sebelum berangkat. Embun pagi yang tebal sepanjang jalan Ahmad Yani terasa segar terhirup oleh hidungku. Dan terasa nyaman banget di badan. Sekitar 15 menit perjalanan dari kos sampai ke gerbang UNS. Karena akan menggunakan bis, maka motor aku titipkan ke tempat salah seorang temanku yang tidak jauh dari gerbang tempat kumpul tersebut. Tak lama kemudian aku berjalan menuju ke gerbang  belakang kampus untuk berkumpul sama teman-teman yang lain. Selang beberapa menit, Bus yang kami sewa telah datang. Sembari menunggu teman yang lain datang, aku menggunakan waktu untuk sarapan dengan nasi liwet dan sayur gudeg. Rasanya enak banget dan mengoyang lidah. Dalam makanku, aku sambil melihat-lihat disekeliling kampus dan disekitar tempat anak-anak berkumpul. Ternyata ada beberapa kelompok lain yang akan pergi piknik. Aku melihat satu persatu cewek-cewek yang sedang berkumpul sambil ngobrol di salah satu sudut gerbang. Aku lihat ada sosok cewek cantik yang aku suka disana sambil duduk. Rasa kenyangpun hinggap diperutku. Dan tak lama kemudian semua anak-anak PPL telah berkumul semua dan siap untuk berangkat. Kami pun berangkat bersama-sama dengan wajah penuh  dengan keceriaan.

Didalam BIS

Didalam bis nampak keceriaan muncul dari wajah anak-anak PPL. Disampingku Sari adalah teman 1 Prodi yang orangnya sangat-sangat Jelek dan lucu….KK Hahahahahahaha…….. J Sedangkan di bangku sampingku duduk seorang cewek yang aku suka, sebut saja dia Novi. Hatiku berdebar-debar ketika melihat dia menunjukkan senyumannya yang manis. Dalam hatiku ingin ngobrol banyak sama dia, namun mulut ini seakan terkunci rapat. Hanya beberapa kalimat saja yang mampu aku ucapkan….

Aku : Novi, Rumahmu dimana???? (Sambil malu-malu)

Novi : Rumahku di Sidoarjo……. ( Sambil senyum manis)

Aku : Sidoarjo Mana???? …. (Mengerutkan Kening)

Novi : Sidoarjo Wonogiri…….. (Senyumnya masih segar dilihat)

Aku : Owhhh….. Berarti melewati Ngadirojo now…. Heheheh…..

Novi : He’em….. (Sambil menambah senyumnya yang indah dan manis)

Aku : Wah nanti kalau aku ketempat simbahku di Jatisrono aku mampir kerumahmu ya????

Novi : heheheh… yayaya okeoke….

Aku : (aku seneng banget mendengarnya)…..

Belum sempat aku melanjutkannya, datang temanku yang lain sebut saja namanya Uni…. Dia minta tolong untuk menghidupkan music dan memutar lagu yang ada di dalam flashdisknya. Aku segera menyalakan VCD yang ada di samping sopir dan menancapkan flashnya yang berisi puluhan lagu itu… Sambil mendengarkan music, aku sambil mencuri-curi pandang ke Novi.

Tak lama kemudian aku lihat dia sedang duduk sendiri karena temannya yang bernama Rosita sedang ngobrol dengan temannya di kursi belakang. Dalam hatiku aku ingin sekali duduk dengan dia, namun aku malu banget…..L Aku berfikir dua kali untuk itu…. Sambil melamun aku dipanggil temanku, sebut saja dia dengan Danu…

Danu : Woi coy, ngapa ngalamun. Sini aku foto…..   (Sambil memukul pundakku).

Aku : owh… kamu to… Ya niee (sambil nyengir jelek banget)…K

Sambil ketawa malu aku melihat Novi yang penuh dengan senyuman manis melihat aku difoto. Dia menuju ke kursi paling depan karena ingin ngobrol dan foto bareng dengan anak-anak yang lain. Aku yang duduk di sebelahnya  hanya diam termenung sambil berfikir “apakah orang sejelek aku ini boleh memiliki dia?”……. L Sambil melamun aku mendengarkan lagu yang itu adalah lagu yang amat romatis bagiku……. Selama didalam bis fikiranku hanya dia, dia dan dia saja…

Di Gua Pindul

Kurang lebih 1,5 jam kemudian sampailah di tempat piknik yang pertama di Gua Pindul…. Disana anak-anak meluapkan keceriaannya bersama-sama… Walaupun dalam suasana senang, aku belum bisa menunjukkan rasa kegembiraanku sendiri..L Aku masih terlarut dalam suasana kasmaran yang mungkin mustahil bagiku.

Didalam Gua Pindul yang gelap, aku hanya melamun tentang dia. Sekalipun didekatku ada pemandu yang sedang asyiknya berbicara tentang gua pindul. Seakan-akan hanya ngomong sendiri. Yang aku fikirkan di dalam Gua Pindul hanya dia, dia dan dia. Aku merasa hatiku telah buta….. Ketika lamunanku semakin larut, Aku di tegur oleh seorang pemandu yang saat itu sedang didekatku…

Pemandu : Mas jangan ngalamun, ntar kesambet lho…. (Sambil menepuk pahaku)..

Aku : Owh ya mas… hehehe… J (sambil malu-malu)

Pemandu : Lihat temen-temenmu pada seneng-seneng kok kamu malah ngalamun gitu….. Mikirin cewek yoo000???,…. (sambil nyipratin air ke mukaku)

Aku : hehehehe… ah gx juga mas…. Ya udah aku mau ikutan foto-foto dulu ya…. (Sambil melepas ban pelampung aku berenang mendekati teman-temanku yang sedang berfoto bareng.)

Air yang dingin menusuk kulitku yang hitam kecoklatan…. Sang pemandu menyuruh rombongan untuk segera menuju ke depan dan naik keatas. Ya sekitar 30 menit kami berada di dalam Gua itu …….. Sambil berjalan menuju base camp, kami berfoto-foto lagi…. Lagi-lagi aku tersandung karena sering melamun….. Hampir saja terjerembab ke dalam got… hahahahahaha.. Dalam hati tertawa geli….. JJJ

Setelah sampainya di Base Camp, kami di bawa oleh mobil bak terbuka menuju ke sungai yang ada air terjun dan batu-batu kali yang besar-besar…. Dalam perjalanan lagi-lagi aku ngalamun dan hampir saja tersabet oleh ranting pohon…. Tidak lebih dari 5 menit, kami sampai di sungai tempat piknik kedua…. Disana aku melihat wajah ceria makin bertambah pada anak-anak PPL. Lagi-lagi aku terpeleset karena sering ngalamun….. Aku naik di ban pelampung dan mengikuti arus dan tak lama kemudian berhenti di tempat tinggi tempat untuk menguji adrenalin…. Semua teman ikut terjun ke bawah. Akupun tidak mau ketinggalan. Setelah menceburkan diri, aku melihat Novi akan segera terjun. Dari bawah aku melihat expresi wajahnya yang begitu menawan, walaupun telah basah kuyup…. Aku masih dibawah dan berenang-renang kecil di sekitar itu. Ketika Novi menceburkan diri, aku ikut membantunya untuk menuju ketepian. Ketika memegang tangannya, air yang begitu dingin terasa lebih dingin lagi menusuk kekulitku…… hahahaha…. JJ Tak sanggup aku mengungkapkan dengan kata-kata.

Setelah puas dengan cebur-ceburan di sungai, kamipun akhirnya beristirahat sambil makan siang bersama. Sehabis sholat dhuhur, kamipun melanjutkan perjalanan menuju ke Pantai Kukup.

Di Pantai Kukup

Didalam bis menuju pantai kukup, aku melihat anak-anak PPL sedang melepas lelah karena kecapekan ketika di Gua Pindul tadi. Tapi ketika melihat Novi, Aku tidak melihat bahwa Novi merasa kelelahan. Wajahnya masih kelihatan cerah. Ingin aku ngobrol dengan dia, namun masih ada seribu pertimbangan yang ada dalam fikiranku. Akhirnya Aku terdiam dan tetap termenung dan melamun. Di perjalanan itu banyak banget yang aku lamunin. Yah diantara itu tadi, apakah aku yang bermuka jelek dan dekil ini mampu menarik perhatian dia…. LvYah aku tak tau. Dalam lamunan itu akupun tertidur pulas…

Sekitar pukul 2.30 siang kami sampai di pantai Kukup. Disana aku dan anak-anak kembali bergembira dengan foto-foto bareng… Aku dan Danu pun tidak kalah dengan yang lain… 1 – 6 foto telah terambil di kamera Danu. Aku melihat Novi sedang berjalan dengan Uni. Tiba-tiba Danu menghampiri dan memfoto mereka berdua.. Aku yang disampingnya berfikir dan menghayal, “Seandainya aku berfoto berdua dengan Novi”””… Tapi Khayalan itu musnah dengan diajaknya aku berfoto dengan Danu. Ya mungkin sampek puas fotonya… hehehe. JJJ

Di atas pasir yang warnanya agak kekuning-kuningan, namun bersih dan Sambil melihat pantai yang indah, aku melihat Novi dan Uni sedang membeli es kelapa muda. Disusul dengan Danu, akupun ikut menyusul. Danu duduk disebelah Uni sedangkan aku sambil malu-malu duduk di samping Novi. Sambil bercerita aku memesan 1 es kelapa muda. Dalam obrolan itu aku ingin sekali curhat, namun aku tak mampu mengungkapkannya….. Disela-sela itu mereka ngobrol tentang pacar dan masa depan…. Yah aku hanya mendengar dan menanggapinya. Disamping itu aku juga bercerita tentang masa laluku ke mereka bertiga. Ketika Novi ngomong bahwa dia masih sendiri. Akupun berfikir lebih dalam lagi… K Wah ini waktu yang tepat untuk mengatakannya.. Namun masih saja ada fikiran yang muncul dalam diriku. Apakah dia mau sama aku, apakah dia suka sama aku, apakah di bener-bener masih sendiri, atau jangan-jangan dia sudah di dekatin sama orang lain….L  Itulah berbagai pertanyaan yang muncul dalam fikiranku. Aku menangis dalam hati sambil melirik dia, terkadang mencuri-curi pandang. Pikiran ini memang lagi kacau, kacau,kacau dan kacau… Aku terdiam…… Hingga tak terdengar suara ombak yang begitu kerasnya. Selang beberapa menit kami di panggil untuk berfoto bareng. Dalam kebersamaan itu aku masih memikirkan dia… Apakah ini benar-benar cinta…??????? Setelah kira-kira 1 jam anak-anak PPL merasakan keindahan di pantai Kukup, kamipun segera menuju ke Malioboro. Dalam perjalanan menuju ke bis, aku berfikir bagaimana caranya agar aku bisa mendekati dia….. Ketika melihat-lihat souvenir, aku mendapatkan ide. Ide ini mungkin sangat cetek banget bagi yang sudah berfikir dewasa. Namun bagiku ini adalah jalan satu-satunya agar aku bisa dekat dengan dia. Ditempat parkir bis, aku bercerita kepada Danu kalau aku berniat untuk memberikan hadiah kepada Novi. Tapi Danu belum ngerti siapa yang mau aku kasih hadiah itu… Masih aku rahasiakan….

Aku : Boy, aku ingin memberikan hadiah lho…. J

Danu : Hadiah opo???

Aku : Mboh… Aku masih bingung….

Danu : Lho la kok bingung ki piye?? Emang siapa yang mau kamu kasih???

Aku : Ada deh….J

Danu : Hayo siapa??????J

Aku : Hemz …. Ah ntar kamu bilang ke teman-teman….

Danu : Hehehehe…. Alah ora-ora… sopo-sopo???

Aku : Hemz… ntar ajalah ketika di Malioboro tak kasih tau. Ntar dirimu temenin aku beli hadiah yo…

Danu : Emzzz ya wesss… lha trus hadiah opo ???

Aku : Yo mboh boy… aku masih bingung ki….

Danu : Oalah… yo wes ntar tak temenin…

Dalam Bis menuju Malioboro

Tak sanggup aku untuk memendamnya… Aku ingin curhat sama teman-teman, namun siapakah dia, aku tak tau… Tapi di depan dekat sopir ada Danu, mungkin siapa tau dia mau dengar curhatku…. Aku menghampiri Danu.

Aku : Boy, aku ingin curhat/////……L

Danu : Corhat opo neh??? Masalah cewek????

Aku : He’em…

Danu : O ya cewek siapa yang mau kamu deketin???

Aku : Gini boy, tapi jangan dibocorin yahhh………..(sambil mengancam)

Danu : Oke-oke…. Tenang wae…

Aku : Alah yang bener lho….

Danu : Yayayaya… Siapa toh,, Ratih ????

Aku : Hahaha.. Bukan Boy…

Danu : Trus Siapa? Kan kamu di gosipin sedang dekat dengan dia…

Aku : Owh… ya emang cie. Tpi aku tidak benar-benar mendekati Ratih. Hnya sebatas teman dekat.

Danu : Lha terus siapa??????

Aku : Emz…..kasih tau gx ya….

Danu : Anak PBS bukan…..?

Aku : Bukan ….

Danu : Siapa sih …? Anak sejarah?

Aku : Bukan…….

Danu : BK??

Aku : Juga bukan Boy…

Danu : Lha terus siapa???

Aku : Dia anak MIPA boy…..

Danu : Owh…lha siapa toh…… (sambil nyenggol tangan)

Aku : Coba tebak siapa….????? Hehehehe

Danu : Lha sopo… aku gx reti…

Aku : Emz,…. Nanti ajalah aku ngomongnya….

Danu : Oke… oh ya kayaknya kamu gx ada tanda-tanda suka sama orang  IPA deh…

Aku : Ya itukan menurut mu… Tapi menurutku tidak.

Danu : Kasih tau sih… siapa??? (ngeyel)

Aku : Nanti aja kalau udah di malioboro….

Danu : Oke kalau begitu…. Kamu mau ngasih hadiah apa???

Aku : Gx tau boy…. Aku masih bingung…

Danu : Ya udah ntar aja kalo udah di Malioboro….

Aku : Ya.a.a.a.

Saat  itu pikiranku masih bingung untuk memilih hadiah apa yang harus ku berikan…. Akupun kembali menuju ke kursiku untuk beristirahat. Sekitar 2 jam kami diperjalanan menuju ke Malioboro.

Di Malioboro

Tepat pukul 6 petang bis rombongan kami tiba di parkiran Malioboro. Akupun turun bersama Danu. Kami berdua mencari mushola terlebih dahulu untuk melaksanakan sholat magrib. Dalam sholat itu aku berdoa, hadiah apa yang harus aku berikan kepada dia… Apakah dia baik untukku?…. Setelah melakukan sholat, Aku dan Danu menuju ke Mall Malioboro untuk membeli hadiah…. Akupun tak menyangka kalau aku menuju ke sebuah toko buku (Gramedia). Setelah di sana, aku pun bingung mau membeli apa…. Nah disitulah Danu bertanya tentang siapa yang aku suka.

Danu : Boy, Siapa to sebenarnya yang kamu deketin???

Aku : Tapi jangan bilang-bilang yang coy….

Danu : Oke… aku janji…

Aku : Novi boy…. Tapi dia udah punya cowok belum ya???

Danu : Owh…. Ya okelah… aku dukung kamu… Kayaknya belum punya. Tapi kok kamu baru cerita sekarang gx dari kemaren kalau kamu memang suka….

Aku : Nah itulah boy yang aku takutin……

Danu : Takut kenapa??? ‘

Aku : Kamu tau ndiri anak-anak muridku gimana… Mereka suka gosipin aku….

Danu : Lha terus kamu pendam gitu….

Aku : Ya… mungkin ini saatnya aku mengungkapkan rasa itu. (sambil mengambil 1 buah al-qur’an)

Danu : Lha apa yang mau kamu kasih ??? Al-Qur’an????

Aku : Emz…. (sambil berfikir)… Iya kayaknya boy….

Danu : Jangan kayaknya… Yang mantep dong….

Aku : Ya deh Al-Qur’an…

Dari sudut Gramedia, akupun memilih Al-qur’an yang bagus untuk dijadikan hadiah. Akupun sambil berfikir bagaimana cara memberikan hadiah itu kepada Novi. Sambil melirik-lirik buku, akupun bertanya sama Danu.

Aku : Boy, ntar ngasihnya kapan yo? Apa ntar waktu di bis aja ya???

Danu : Wah jangan di bis boy, Lebih baik waktu pulangnya aja.

Aku : : Lha kenapa?

Danu : Kalo di bis ntar bisa jadi ada yang curiga ma kamu. Tapi kalo pulangkan gx ada,  mungkin hanya aku yang tau…. Hehehehehe…

Aku : Ah bisa aja kamu. Oke deh… Oh ya ini baiknya di beri bungkus gx ya???

Danu : Terserah kamu. Menurut aku sih lebih baik di kasih bungkus, biar terkesan romantic gt. Hehehehe…J

Aku : Oke…. (Sambil ke kasir)J

Ketika selesai membeli dan membungkus hadiah, akupun segera kembali ke Bis. Rasa Lapar, Haus dan Capek menghinggapi Danu, namun pada diriku tidak sama sekali… Ya mungkin karena lapar dan haus cinta suci…. Hehehehehehehe……… JJJ Di jalan dari mall menuju bis memang agak jauh sekitar 500 meter. Sambil jalan, akupun kembali curhat ma Danu.

Aku : Boy, ntar aku ngomongnya gimana yo??

Danu : Ya kamu ngomong wae sejujurnya…. Gx usah bingung… Kalo kamu memang suka ma dia, kamu ngomong aja suka…

Aku : Tapi aku masih takut boy…..

Danu : Takut kenapa??? Di tolak???…. Yoooo……. (Sambil tersenyum) JJ

Aku : Ya nggax sih,….. Tapi takut aja gitu, wong aku jarang ngobrol ma dia waktu di PPL….

Danu : Ya emang sih… Tapi apa salahnya kamu coba dulu… Masalah ditolak atau tidak itu urusan belakangan… Yang penting kamu bisa ngungkapin perasaanmu…

Aku : Oke………. J

Tak lama kemudian akupun sampai di bis… Di dalam bis aku melihat beberapa teman sudah kelelahan. Ada juga yang belum datang, karena masih jalan-jalan ke mall mungkin….. Tapi aku belum melihat Novi kembali ke bis. Mungkin masih diperjalanan…. Ya di dalam bis itu aku terus berfikir bagaiman cara ngungkapin pada Novi….. Dan akhirnya Novi dan temannya datang dan masuk ke dalam bis…. Dalam bis akupun berdebar-debar. Ketika anak-anak PPL sudah berada di dalam bis, pak sopir pun mulai menginjak gas…. Dan kamipun pulang ke Solo… Di perjalanan aku masih melamun saja tentang dia… Sejuta Tanya timbul dalam fikiranku. Apakah yang harus aku perbuat….. Apakah aku harus ngomong langsung nanti. Apakah tidak usah ngomong…. Ya aku hanya termenung sambil melihat jalan yang penuh dengan kendaraan.

2,5 jam perjalanan dari Jogja ke Solo sangat melelahkan. Jantungkupun mulai berdetak kencang ketika aku turun dari bis.. Dengan tentengan tas kecil yang berisi Al-quran, aku menunggu Novi. Aku menunggu, menunggu dan menunggu. Akhirnya dia turun juga. Berat rasanya untuk memanggil dia. Namun dengan semangat pantang mundur, akupun berani memanggil dia dan mengajak di depan bis. Dengan hati berdebar-debar, akupun memberikan hadiah itu kepada Novi.

Aku : Novi Rumahmu bener di Sidoarjo???

Novi : He’em….. (Sambil senyum)

Aku : Kapan-kapan aku maen kerumahmu yo…. Dari pasar itu di mana???

Novi : Masih jauh dari disitu… Ya ntar kalo ada waktu maen aja….

Aku : Ini ada hadiah untuk kamu…..

Novi : Hadiah apa????

Aku : Ya ntar di buka di kos aja….

Novi : Dalam rangka apa???

Aku : Hehehehe…. Ntar aja sms aku……

Novi : Ya dah aku terima hadiah darimu….. Makasih yo …. (sambil tersenyum hangat)J

Aku : ya….

Aku seneng banget. Namun, sayangnya aku belum bisa mengatakan kalo aku suka ma dia. Berat sekali untuk mengungkapkannya…. Dalam perjalanan pulang, akupun menyesal kenapa aku tidak segera mengungkapkannya…… Tapi ya sudahlah…. Aku tak tau apa yang akan terjadi selanjutnya……

Kamis, 3 Januari 2013

Disuatu sudut kota Surakarta yang indah nan elok pukul 15.30 WIB. Waktu itu di pinggir jalan yang penuh dengan kendaraan yang melintas, bahkan terjadi macet di perempatan lampu merah di sebelah SMA N 2 Surakarta. Aku dengan motor Butut sedang berjalan menuju ke tempat perkumpulan anak-anak PPL waktu di SMP 5. Waktu itu kami anak-anak PPL sedang mengadakan acara makan bareng. Tempat itu bernama Raja Lele Gombel. Tempatnya nyaman, kecil, tapi indah untuk tempat berkumpul anak-anak ABG dan kuliahan. Aku berjalan bersama motor butut menuju tempat itu,namun belum ada nyawa satupun yang datang. Aku terus berjalan mengelilingi taman Banjarsari, Pasar Legi dan kemudia kembali lagi menuju ke tempat yang aku tuju. Tetapi untuk yang kedua kalinya aku lihat masih kosong tempatnya. Aku sempat kecewa, namun ketika aku membuka hp yang jadul aku membaca sms dari sahabatku. Sebut saja namanya Ari. Dia rupanya sudah menunggu di situ, tapi ternyata dia menunggu di samping HIK sebelahnya agak keutara sedikit. Aku segera menghampirinya. Di HIK itu aku menunggu sambil ngobrol dan minum es teh bersama.

Ari menyapaku dengan senyuman “ Woi dari mana saja kau Ri ?”. Sambil senyum aku menjawab” Yah  dari jalan-jalan sambil menunggu orang-orang yang mengajak kita makan-makan… hehehehe”””JJJ.

Ari : Hemz……. Ya sama saja ma aku…..

Aku : Kok belum pada dateng yo padahal kan janjinya jam setengah 4 dan ini sudah jam berapa lho…

Ari : Yo mboh to…. (Sambil ngledek) Wong tahu sendiri kalo anak-anak sekarang tu pada molor kalau ngajak kumpul…

Aku : ckckckckckckc…… padahal aku tadi udah berangkatnya nyantai lho…Masih aja datang paling awal…

Ari : Ya coba kamu sms ma temen-temen yang ngajakin….

Aku : Ya ni lagi sms Ratih (sambil megang hp dan mulai mengirim sms)

Tak lama kumudian Ratih datang menuju ke tempat Lele Gombel itu yang sebelumnya sms aku kalo dia udah datang. Aku dan Ari menyusul ke tempat itu.

Ketika sudah jam 17.00 rombongan anak PPL sudah pada datang semua di tempat itu. Novi pun datang dengan baju yang sangat cocok banget untuk dia. Dia begitu kelihatan cantik. Setelah lama menunggu, akhirnya pesanan kamipun datang. Kami dengan lahapnya memakan nasi + lele gorengan dengan sambal terasinya. Sesekali aku menatap wajah Novi yang kelihatan kepedasan. Wajahnya agak memerah karena menahan pedas. Aku hanya tersenyum kecil. Iseng-iseng temanku Danu menyenggolku.

Danu : Woi, makan tu makan, jangan lirik-lirik ntar keselek lho….

Aku : emmmsss. nyam-nyam yayayay.. hehehehe.

Ratih : Hayo Giri nglirik siapa??????

Irfana : Ini lho yang pake baju merah… hahahahah……

Aku : Oh nggak kok…. hehehehe….

Uni : Nggak salah maksudnya,…. ehehehehehehehehehe…..

Teman-teman semua pada ketawa melihat wajahku malu-malu. hehehe. Akhirnya setelah bersenda gurau dan saling mengejek satu sama lain, Danu bertanya kepadaku.

Danu : Boy, kamu udah ngomong to ma Novi????

Aku : Belum…..!!!!!!!!!!!!

Danu : Lha kok belum ngapa???

Aku : Aku malu boy….

Danu : Malu kenapa???

Aku : Malu aja….. Dia cantik banget boy… Apakah pantas aku memilikinya…

Danu : heh. Jangan begitu, cinta itu tidak melihat paras atau harta. Kalau kamu suka ngomong aja cepet….

Aku : Tapi aku malu… L

Danu : Gx usah malu, aku bantuin ma teman-teman….

Tiba-tiba Danu memanggil seluruh teman-temannya untuk berkumpul… Entah apa yang sedang direncanakannya. Akhirnya semua teman-teman berkeliling disekitarku. Begitu juga Novi. Namun tiba-tiba Novi didorong oleh Irfana menuju ketengah kerumunan dan bertemu dengan aku. Danu kemudian menyuruhku untuk menembak Novi. Teman-teman yang lain ikut pula menyuruhku… TEMBAK_TEMABK_TEMBAK….. Aku Cuma tersenyum saja. Begitu juga Novi. Novi begitu kelihatan malu banget.. Dengan penuh dengan was-was aku beranikan diri untuk meraih tangannya dan sambil bertatapan. Tiba-tiba aku berkata,

Aku : Novi Aku Mencintaimu……

Novi : HAH……. (Dia terlihat kaget dan segera melepaskan tangannya dari tanganku).

Teman-teman semua pada berteriak , TERIMA_TERIMA_TERIMA.

Irfana : Novi, Diterima Dong. Kan ada yang cinta sama kamu….

Danu : ya Novi,… Mas Giri ganteng lo…. hahahahahahaha…

Ari : CIHUI,….. CIE_CIE

Dwi : YO boy ndang, tak abadikan dengan foto…..

Keadaan pun berubah menjadi hening ketika Novi menggelengkan kepala……

ckckckck… dalam hatiku aku berkata mustahil……..hiks.

Aku : Gimana Novi, apakah kamu menerimaku?? Aku serius sama kamu….

Novi : Aku tidak bisa…… Maafkan aku… Kita hanya sekedar teman PPL. Aku sudah menganggap kalian semua adalah keluarga.

Aku : (tertunduk lesu)……….(panas hati ini ketika dia bilang begitu)

Novi : Jujur saja, sebenarnya aku sudah memiliki cowok. Dia akan melamarku setelah aku lulus S1….

Uni : Katanya kamu belum punya cowok???

Novi : Memang benar, tapi aku tidak menganggap dia pacar. Aku dan dia tidak pacaran.

Danu : Berarti tidak apa-apa dong giri kamu terima. ???

Novi : Aku tidak suka giri. (sambil menutup mulut)… maksudku tidak cinta…

Uni : ohoh berarti kmu mencintai orang lain itu ???

Novi : Ya…

Semua teman-teman kemudian pada melepaskan tangan masing-masing dan langsung duduk. Akupun ikut duduk. Tiba-tiba Novi mendekatiku.

Novi : Mas Giri, maafin aku ya…..

Aku : Ya, tidak apa-apa dek..

Novi : Hadiahmu itu akan ku jga selalu dan akan aku baca terus dan aku amalkan semampuku…

Aku : (hanya mengangguk saja)

Novi : Aku ngerti bagimana perasaanmu, tapi aku sudah terlebih dahulu menyukai orang lain.

Aku : Ya tidak apa-apa novi. Aku juga ngerti kok, mungkin tidak seharusnya aku mengungkapkannya padamu.

Novi : Aku sungguh berterima kasih dengan kamu yang sudah mencintaiku. Kamu akan kujadikan orang kedua yang pernah  bilang cinta ke aku.

Aku : Ya baiklah… Terima kasih……

Novi : Sekali lagi maafin aku giri…. Jangan putus asa. Masih banyak cewek yang lain yang masih mau sama kamu, dan sekarang menunggu kedatanganmu.

Aku : Baiklah, terima kasih atas jawabanmu dan nasehatmu…

Novi kemudian beranjak menuju ke Irfana dan mengajak dia pulang. Setelah hening sejenak, Danu kemudian berkata,

Danu : Hai teman-teman yuk kita hibur giri supaya tidak sedih karena cinta ditolak….. ahahahahahaha….

Teman-teman yang lain pun kemudian memberikan aku semangat agar tidak putus asa. Setelah 2 jam di tempat itu kamipun segera pulang. Aku pulang dengan dengan penuh kekecewaan. Disepanjang jalan aku hanya memikirkan Dia.. Ingin rasanya meneteskan air mata. Namun tidak bisa.. Dengan fikiran yang begitu kacau dan kecewa tidak sadar kalau aku mengendarai sepada motor dengan kecepatan 80 km/jam. Di persimpangan jalan tiba-tiba ada Bis yang melaju kencang, aku tidak bisa mengelak. Tabrakanpun tak bisa dihindari. Apapun yang terjadi saat itu aku tak pernah ingat lagi. Yang aku ingat adalah aku sudah terbaring di Rumah Sakit Moewardi.

BUKU FISIOLOGI OLAHRAGA

431291_459552387401322_732602577_n

Teman-teman alhamdulillah, yang hanya dimulai dengan bismillah aku sudah bisa menerbitkan sebuah buku yang berjudul “fisiologi dan olahraga”. Buku ini berisikan tentang fungsi kerja tubuh manusia dan pengaruh olahraga terhadap fungsi organ-organ tubuh kita. Ya materinya aku dapat hanya dari mengikuti kuliah ilmu faal waktu semester 1 dulu dan browsing diinternet, aku menyusunnya agar dapat bermanfaat. Dari pada hanya menjadi file di laptop yang memenuhi harddisc.

Untuk itu teman-teman yang berminat memiliki buku tersebut dapat menghubungi saya.

081392388479

atau giri.wiarto@gmail.com

Masalah Gizi Remaja

BAB I

PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang

Kata gizi berasal dari bahasa Arab “ghidza” yang berarti makanan. WHO mengartikan ilmu gizi sebagai Ilmu yang mempelajari proses yang terjadi pada organisme hidup. Proses tersebut mencakup pengambilan dan pengolahan zat padat dan cair dari makanan (proses pencernaan, transport dan ekskresi) yang di perlukan untuk memelihara kehidupan, pertumbuhan, berfungsinya organ tubuh dan menghasilkan energi.

Anak remaja mempunyai kebutuhan nutrisi yang spesial, karena pada saat tersebut terjadi pertumbuhan yang pesat dan terjadi perubahan kematangan fisiologis sehubungan dengan timbulnya pubertas. Perubahan pada masa remaja akan mempengaruhi kebutuhan, absorbsi, serta cara penggunaan zat gizi. Hal ini di sertai dengan pembesaran organ dan jaringan tubuh yang cepat. Perubahan hormon yang menyertai pubertas juga menyebabkan banyak perubahan fisiologis yang memengaruhi kebutuhan gizi pada remaja.

Pertumbuhan yang pesat dan masa pubertas pada remaja tergantung pada berat dan komposisi tubuh seseorang. Ini menunjukkan bahwa status gizi memegang peranan penting dan menentukan status kematangan fisiologis seseorang. Status gizi di bawah normal atau adanya penyakit kronis dapat menghambat pubertas.

Pertumbuhan tinggi badan yang pesat di mulai pada usia 10 tahun; mencapai puncaknya pada usia 12 tahun pada anak perempuan, dan antara usia 12 – 14 tahun pada anak laki-laki. Penambahan berat badan yang pesat di mulai kira-kira 6 bulan setelahnya. Periode pertumbuhan yang cepat akan berakhir setelah 2,5 – 3 tahun. Jadi, periode kebutuhan gizi yang besar adalah pada remaja yang berusia antara 12 – 15 tahun pada laki-laki dan 10 – 13 tahun pada perempuan.

Kecepatan petumbuhan dan kebutuhan gizi bervariasi pada masing-masing individu remaja.  Ini menunjukkan bahwa di bandingkan usia, tingkat kematangan seksual yang didasarkan pada munculnya tanda seksual sekunder lebih mempunyai makna sebagai indikator dalam menentukan kebutuhan gizi.

B.     Rumusan Masalah

Dari latar belakang di atas, dapat di tarik rumusan masalah sebagai berikut :

–          Apakah Pengaruhnya kebutuhan gizi terhadap perkembangan remaja?

–          Apakah pertumbuhan fisik dapat berkembang dengan baik ketika kebutuhan gizi dapat terpenuhi?

C.     Tujuan

Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui :

–          Pengaruh kebutuhan gizi terhadap perkembangan remaja.

–          Pengaruh kebutuhan gizi terhadap pertumbuhan fisik remaja.

BAB II

PEMBAHASAN

Kebutuhan gizi pada anak remaja lebih tinggi di bandingkan usia anak kecil. Namun kebutuhan gizi pada remaja laki-laki dengan remaja perempuan tentu berbeda.  Hal ini di sebabkan oleh adanya pertumbuhan yang pesat, kematangan seksual, perubahan komposisi tubuh, mineralisasi tulang dan perubahan aktivitas fisik. Meskipun aktivitas fisik tidak meningkat, tetapi total kebutuhan energi akan tetap meningkat akibat pembesaran ukuran tubuh. Kebutuhan nutrisi yang meningkat pada masa anak remaja adalah energi, kalsium, besi dan zinc.

A.     Energy

Kebutuhan energy pada individu remaja yang sedang tumbuh sulit untuk ditentukan secara tepat. Faktor yang perlu di perhatikan untuk menentukan kebutuhan gizi remaja adalah aktivitas fisik seperti olahraga. Remaja yang aktif dan banyak melakukan olahraga memerlukan asupan energi yang lebih besar di bandingkan dengan remaja yang kurang aktif berolahraga.

Energi yang di gunakan untuk melakukan aktifitas dalam kehidupan sehari-hari di dapat oleh tubuh dari energi yang di lepaskan di dalam tubuh pada proses pembakaran zat makanan. Akan tetapi kita tidak memperoleh seluruh energi makanan yang kita makan, karena tidak semua energi yang terkandung di dalam makanan dapat diubah oleh tubuh menjadi energi kerja.

Dalam proses metabolisme tubuh, energi makanan hanya sebagian di ubah ke dalam enrgi kerja, sedangkan sebagian lagi diubah menjadi panas. Dengan demikian dapat di mengerti bila habis makan atau tidak melakukan kerja, sehu badan akan meningkat. Di dalam tubuh ada tiga golongan zat makanan yang dapat di oksidasi untuk mendapatkan energi yaitu karbohidrat, lemak dan protein.

Ø    Karbohidrat

Karbohidrat adalah zat organik yang mengandung unsur karbon (C), Hidrogen (H) dan Oksigen (O) dengan rumus molekulnya CH2O. Karbohidrat merupakan unit gula individual atau rantai unit gula yang menyatu. Karbohidrat merupakan senyawa hasil fotosintesis tumbuhan hijau melalui reaksi berikut :

nCO2 (karbondiokasida) + H2O (air) à Cn(H2O)x (karbohidrat) + nO2 (oksigen)

 

Selain sebagai sumber energi utama, karbohidrat berfungsi sebagai berikut :

o       Sumber energi dengan fungsi utamanya adalah menyediakan energi bagi tubuh. Satu gram karbohidrat mengahsilkan 4 kkal.

o       Pemberi rasa manis pada makanan. Rasa manis ini akan terasa bila kita memakan nasi dengan mengunyah beberapa kali.

o       Penghemat protein. Bila karbohidrat makanan tidak mencukupi, maka protein akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi, dengan mengalahkan fungsi utamanya sebagai zat pembangun.

o       Pengatur metabolisme lemak. Karbohidrat mencegah terjadinya oksidasi lemak yang tidak sempurna.

Ø    Lemak

Lemak merupakan simpanan energi bagi manusia dan hewan. Lemak merupakan senyawa organik yang mengandung unsur karbon, hidrogen dan oksigen. Dalam lemak, oksigen lebih sedikit dari pada yang terdapat pda kebohidrat. Itulah sebabnya pada waktu pembakaran, lemak mengikat lebih banyak oksigen sehingga panas yang di hasilkan lebih banyak. Lemak yang disimpan di bawah kulit merupakan persediaan energi jangka panjang dan merupakan insulin dalam tubuh. Lemak merupakan bahan penting dalam membran sel dan sifatnya tidak dapat larut dalam air. Setiap 1 gram lemak menghasilkan 9 kkal.

Lemak mempunyai fungsi yang cukup banyak, lemak yang terdapat dalam bahan makanan berfungsi sebagai :

o       Sumber energi, dimana tiap 1 gram lemak menghasilkan sekitar 9 kkal.

o       Menghemat protein dan thiamin.

o       Membuat rasa kenyang lebih lama, sehubungan dengan dicernanya lemak lebih lama.

o       Pemberi cita rasa dan keharuman yang lebih.

o       Memberi zat gizi lain yang di butuhkan tubuh.

Sedangkan fungsi lemak dalam tubuh adalah sebagai berikut :

o       Sebagai pembangun/pembentuk susunan tubuh

o       Pelindung kehilangan panas tubuh

o       Sebagai penghasil asam lemak esensial

o       Sebagai pelarut vitamin A,D,E,K

o       Sebagai pelumas di antara persendian

o       Sebagai agen pengemulsi yang akan mempermudah transpor substansi lemak keluar masuk melalui membran sel

o       Sebagai prekursor dari prostaglandin yang berperan mengatur takanan darah, denyut jantung dan lipolisis.

Ø    Protein

Protein juga meningkat pada masa remaja, karena proses pertumbuhan tarjadi dengan cepat. Pada akhir masa remaja, kebutuhan protein lebih besar pada remaja laki-laki, karena perbedaan komposisi tubuh. Kecukupan protein harus memenuhi 12 – 14 % dari pemasukan energi. Bila pemasukan energi tidak adekuat, maka protein akan di gunakan sebagai sumber energi dan ini akan emngakibatkan malnutrisi. Oleh karena itu anak – anak yang masih dalam masa pertumbuhan membutuhkan lebih banyak protein dari pada usia lanjut. Kurang kalori protein (KKP) sering diderita oleh anak dengan tanda-tanda perut buncit, rambut kering, mudah rontok, cengeng, nafsu makan berkurang, bengkak-bengkak tubuh dan bersikap acuh tak acuh.

Protein merupakan zat gizi yang paling banyak terdapat dalam tubuh. Protein merupakan bagian dari semua sel-sel hidup. Seperlima dari berat tubuh orang dewasa merupakan protein. Hampir setengah jumlah protein terdapat di otot, seperlima terdapat di tulang atau tulang rawan, sepersepuluh terdapat di kulit dan sisanya terdapat di jaringan yang lain dan cairan tubuh. Semua enzim merupakan protein. Banyak hormon juga protein atau turunan protein. Hanya urin dan empedu dalam kondisi normal tidak mengandung protein.

Protein mempunyai beberapa fungsi yaitu :

o       Membentuk jaringan baru dalam masa pertumbuhan dan perkembangan tubuh

o       Memelihara jaringan tubuh, memperbaiki serta mengganti jaringan yang aus, rusak atau mati

o       Menyediakan asam amino yang diperlukan untuk membentuk enzim pencernaan dan metabolisme serta antibodi yang diperlukan

o       Mengatur keseimbangan air yang terdapat dalam tiga kompartemen yaitu intraseluler, ekstraseluler dan intravaskuler

o       Mempertahankan kenetralan (asam-basa) tubuh.

B.     Mineral

Kebutuhan mineral tertutama kalsium, zinc dan zat besi juga meningkat pada masa remaja. Kalsium penting untuk kesehatan tulang, khususnya dalam menambah massa tulang. Keterbatasan massa tulang selama remaja akan meningkatkan risiko osteoporosis pada kehidupan selanjutnya, khususnya pada wanita. Sumber kalsium yang paling baik adalah susu dan hasil olahannya. Sumber yang lain adalah ikan, kacang-kacangan dan sayuran.

Karena ekspansi volume darah dan untuk mempertahankan produksi hemoglobin selama pertumbuhan, maka kebutuhan akan zat besi pada remaja juga meningkat. Zat besi juga di butuhkan untuk membentuk hemoglobin dalam jaringan otot yang baru. Untuk mengganti kehilangan zat besi selama menstruasi, remaja perempuan lebih banyak membutuhkan zat besi di bandingkan dengan remaja laki-laki. Remaja laki-laki membutuhkan zat besi untuk proses pertumbuhan itu sendiri. Kekurangan zat besi akan meningkatkan resiko terkenan anemia defisiensi zat besi. Kebutuhan akan zat besi akan menurun seiring dengan melambatnya pertumbuhan setelah pubertas. Penyerapan zat besi dapat di tingkatkan oleh vitamin C dan sebaliknya dihambat oleh kopi, teh, makanan tinggi serat, suplemen kalsium, dan produksi susu. Makanan yang banyak mengandung zat besi adalah hati, daging merah, daging putih, kacang-kacangan dan sayuran hijau.

Zinc di butuhkan untuk pertumbuhan serta kematangan seksual remaja, terutama bagi remaja laki-laki. Defisiensi Zinc dapat menimbulkan resiko retardasi mental dan hipogonadisme.

Fungsi mineral secara umum adalah :

–          Memelihara keseimbangan asam tubuh dengan jalan penggunaan mineral pembentuk asam dan mineral pembentuk basa.

–          Mengkatalisasi reaksi yang bertalian dengan pemecahan karbohidrat, lemak, protein serta pembentukan lemak dan protein tubuh.

–          Sebagai hormon (Iodium terlibat dalam hormon tiroksin, Co dalam vitamin B12, Ca dan P untuk pembentukan tulang dan gigi) dan enzim tubuh (Fe terlibat dalam aktifitas enzim katalase dan sitokrom).

–          Membantu memelihara keseimbangan air tubuh.

–          Menolong dalam pengiriman isyarat-isyarat keseluruh tubuh.

–          Sebagai bahan cairan usus

–          Berperan dalam pertumbuhan dan pemeliharaan tulang, gigi dan jaringan tubuh lainnya.

C.     Vitamin

Kebutuhan vitamin tiamin, ribovlafin dan niasin pada remaja akan meningkat. Zat-zat tersebut diperlukan untuk membantu proses metabolisme energi. Begitu juga dengan folat dan vitamin B12 yang penting untuk sintesis DNA dan RNA. Tak kalah pentingnya adalah vitamin D yang di butuhkan untuk mendukung pertumbuhan otot dan tulang. Vitamin A, C, dan E juga di butuhkan untuk pembentukan dan mendukung fungsi sel baru.

Kekurangan vitamin pada remaja dapat menimbulkan masalah kesehatan dan pertumbuhan fisiknya, seperti :

–          Gejala buta senja, tidak tahan terhadap cahaya

–          Terkena Rakhitis

–          Berkurangnya imunitas tubuh terhadap penyakit.

Gangguan kesehatan karena kekurangan vitamin di sebut avitaminosis. Avitaminosis termasuk penyakit defisiensi. Penyebab avitaminosis antara lain :

–          Vitamin yang masuk dalam tubuh cukup banyak, tetapi karena gangguan dalam penyerapan vitamin maka tubuh kita akan kekurangan vitamin juga.

–          Karena fungsi usus tidak normal, misalnya karena mencret maka vitamin tidak dapat diserap oleh usus.

–          Karena pengaruh obat-obatan yang di pakai, misalnya obat sulfa maka bakteri usus akan musnah, sehingga tubuh akan kekurangan vitamin.

D.    Pengkajian status gizi

Pengkajian status gizi selama remaja perlu dilakukan. Pada periode ini, kecenderungan resiko terjadinya gangguan gizi sangat tinggi, contohnya obesitas dan anoreksia nervosa. Salah satu cara sederhana yang dapat di gunakan untuk menentukan status gizi pada remaja adalah dengan mengukur Indeks Massa Tubuh (IMT) atau Body Mass Index (BMI). IMT dapat membantu untuk mengidentifikasi remaja yang secara signifikan berisiko mengalami kelebihan berat badan. Rumus perhitungan IMT adalah sebagai berikut :

Hasil dari rumus di atas kemudian dicocokkan dengan grafik pertumbuhan sesuai dengan usia dan jenis kelamin untuk mengetahui termasuk kedalam kategori mana status gizinya. Berikut adalah kategori-kategori status gizi :

–          Gizi kurang       : IMT di bawah 5 %

–          Gizi Normal      : IMT dari 5 % – 85 %

–          Gizi lebih          : IMT 85 %  – 95 %

–          Obesitas           : IMT lebih dari 95 %

Yang perlu di sadari oleh remaja adalah bila berat badan normal, maka akan mendapatkan banyak keuntungan seperti penampilan yang baik, lincah dan rendah resikonya untuk terkena penyakit. Sebaliknya bila berat badan kurang atau berlebih, maka akan lebih rentan terhadap berbagai macam penyakit dan dapat mempengaruhi fase kehidupan selanjutnya.

E.     Perilaku Makan Remaja

Di bandingkan segmen usia yang lain, diet yang tidak adekuat adalah masalah yang paling umum di alami oleh remaja putri. Gizi yang tidak adekuat akan menimbulkan masalah kesehatan yang akan mengikuti sepanjang kehidupan. Kekurangan gizi selama remaja dapat di sebabkan oleh bermacam-macam faktor, termasuk emosi yang tidak stabil, keinginan untuk menjadi kurus yang tidak tepat dan ketidak stabilan dalam gaya hidup dan lingkungan sosial secara umum.

Berikut ini beberapa perilaku spesifik yang umumnya dipercaya menyebabkan masalah gizi pada remaja adalah :

–          Melewatkan waktu makan satu kali atau lebih setiap hari

–          Pemilihan makanan selingan yang kurang tepat

–          Kurangnya supevisi dalam memilih makanan di luar rumah

–          Takut mengalami obesitas, khususnya pada remaja putri

–          Perhatian terhadap makanan tertentu yang menyebabkan jerawat

–          Kurangnya waktu untuk mengkonsumsi secara teratur

–          Kurang di dampingi ketika mengkonsumsi makanan tertentu

–          Tidak minum susu

–          Mulai mengkonsumsi alkohol

 

 

Makanan siap saji

Makanan siap saji sudah menjadi tren di kalangan remaja perkotaan. Selain menjadi tempat makan, restoran siap saji juga menjadi tempat kumpul favorit dengan teman. Yang menjadi masalah pada restoran siap saji adalah jumlah menu yang terbatas dan makanannya relatif mengandung kadar lemak dan garam yang tinggi. Minuman yang tersedia juga menambah asupan kalori yang tinggi pada remaja. Dengan demikian remaja sering kali mengkonsumsi makanan siap saji cenderung mengalami kelebihan berat badan.

Alkohol

Remaja mudah di pengaruhi oleh lingkungan di sekitarnya, termasuk lingkungan pergaulan. Lingkungan yang tidak sehat akan membawa remaja kearah yang negatif pula. Selain hal tersebut, sifat remaja yang ingin coba-coba dan menunjukkan jati diri membuat remaja rawan terjerumus ke dalam hal-hal yang bersifat negatif. Salah satunya adalah dengan mencoba meminum minuman berkadar alkohol yang tinggi. Konsumsi alkohol pada remaja akan menimbulkan masalah gizi dan masalah sosial. Minuman beralkohol hanya berkontribusi pada energi saja. Alkohol juga memengaruhi penyerapan zinc dan folat, dua zat gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan yang normal.

F.      Masalah gizi pada remaja

Remaja merupakan masa di mana seseorang mengalami perkembangan untuk mencapai kematangan mental, emosional, sosial dan fisik. Banyak persoalan yang di hadapi para remaja yang berkaitan dengan masalah gizi. Masalah-masalah gizi dan kesehatan yang di hadapi remaja tersebut saling berkaitan satu dengan yang lain dan diperlukan penanganan yang terpadu dan menyeluruh. Adapun masalah-masalah gizi yang biasa di hadapai pada masa anak remaja adalah :

v     Obesitas

Obesitas adalah kegemukan atau kelebihan berat badan. Di kalangan remaja, obesitas merupakan permasalahan yang merisaukan, karena dapat menurunkan rasa percaya diri seseorang dan menyebabkan gangguan psikologis yang serius. Belum  lagi kemungkinan diskriminasi dari lingkungan sekitar. Dapat di bayangkan jika obesitas terjadi pada remaja, maka remaja tersebut akan tumbuh menjadi remaja yang kurang percaya diri.

Obesitas dapat di atasi dengan cara yang aman dan sehat. Adapun cara menurunkan berat badan yang sehat adalah sebagai berikut :

o       Perubahan pola makan

Perubahan pola makan dapat dilakukan dengan cara mengurangi asupan kalori total. Remaja di sarankan lebih banyak mengkonsumsi buah dan sayur serta membatasi gula dan lemak.

o       Peningkatan aktivitas fisik / olahraga

Aktifitas fisik/olahraga dapat membantu menurunkan berat badan, karena dapat membakar lebih banyak kalori. Banyaknya kalori yang di bakar tergantung dari frekuensi, durasi dan intensitas latihan yang di lakukan.

o       Modifikasi perilaku

Modifikasi perilaku di gunakan untuk mengatur pola makan dan aktivitas fisik pada remaja yang menjalani terapi obesitas. Melalui modifikasi perilaku dapat diketahui faktor atau situasi apa yang dapat membuat berat badan menjadi berlebih, sehingga di harapkan dapat membantu mengatasi ketidakpatuhan dalam terapi obesitas.

v     Anemia

Remaja putri merupakan salah satu kelompok yang rawan menderita anemia. Anemia adalah suatu keadaan dimana kadar hemoglobin dan eritrosit lebih rendah dari normal. Pada laki-laki hemoglobin normal adalah 14 – 18 gr % dan eritrosit 4,5 -5,5 jt/mm3. Sedangkan pada perempuan hemoglobin normal adalah 12 – 16 gr % dengan eritrosit 3,5 – 4,5 jt/mm3.

Remaja putri lebih mudah terserang anemia karena :

o       Pada umunya lebih banyak mengkonsumsi makanan nabati yang kandungan zat besinya sedikit, dibandingkan dengan makanan hewani, sehingga kebutuhan tubuh akan zat besi tidak terpenuhi.

o       Remaja putri biasanya ingin tampil langsing, sehingga membatasi asupan makanan.

o       Setiap hari manusia kehilangan zat besi 0,6 mg yang diekskresi, khususnya melalui feses.

o       Remaja putri mengalami haid setiap bulan, di mana kehilangan zat besi ± 1,3 mg perhari, sehingga kebutuhan zat besi lebih banyak dari pada pria.

BAB III

PENUTUP

 

Kebutuhan gizi pada anak remaja lebih tinggi di bandingkan usia anak kecil. Namun kebutuhan gizi pada remaja laki-laki dengan remaja perempuan tentu berbeda.  Hal ini di sebabkan oleh adanya pertumbuhan yang pesat, kematangan seksual, perubahan komposisi tubuh, mineralisasi tulang dan perubahan aktivitas fisik. Meskipun aktivitas fisik tidak meningkat, tetapi total kebutuhan energi akan tetap meningkat akibat pembesaran ukuran tubuh.

Pengkajian status gizi selama remaja perlu dilakukan. Pada periode ini, kecenderungan resiko terjadinya gangguan gizi sangat tinggi, contohnya obesitas dan anoreksia nervosa. Salah satu cara sederhana yang dapat di gunakan untuk menentukan status gizi pada remaja adalah dengan mengukur Indeks Massa Tubuh (IMT) atau Body Mass Index (BMI). IMT dapat membantu untuk mengidentifikasi remaja yang secara signifikan berisiko mengalami kelebihan berat badan.

Remaja merupakan masa di mana seseorang mengalami perkembangan untuk mencapai kematangan mental, emosional, sosial dan fisik. Banyak persoalan yang di hadapi para remaja yang berkaitan dengan masalah gizi. Masalah-masalah gizi dan kesehatan yang di hadapi remaja tersebut saling berkaitan satu dengan yang lain dan diperlukan penanganan yang terpadu dan menyeluruh.

DAFTAR PUSTAKA

 

 

Poltekes Depkes I. 2009. “Kesehatan Remaja Problem dan Solusinya”. Jakarta. Salemba Medika.

Irianto, Kus. 2004. “ Gizi & Pola Hidup Sehat “. Bandung. Yrama Widya.

Yuniastuti, Ari. 2007. “ Gizi dan Kesehatan “. Yogyakarta. Graha Ilmu.

www.wikipedia.org/gizi di akses tanggal 05 Juni 2011 pukul 19.30 WIB

http://www.lusa.web.id>home di akses tanggal 05 Juni 2011 pukul 19.43 WIB

www.rajawana.com./artikel/kesehatan/gizi-anak di akses tanggal 05 Juni 2011 pukul 19.50 WIB

Sejarah Bola tangan

Permainan bola tangan merupakan modifikasi antara permainan bola basket dan sepak bola yang mengandalkan kemahiran tangan untuk memasukkan bola kegawang lawan.  Dimainkan oleh 2 regu, masing-masing regu terdiri dari 7 orang pemain dan dimainkan pada lapangan berukuran 20×40 meter. Tujuan permainan adalah mencetak gol sebanyak-banyaknya, dengan cara melempar bola ke gawang lawan yang dijaga oleh lawan. Permainan ini memainkan bola dengan seluruh anggota tubuh, kecuali kaki dan cara bermainnya membawa bola sebanyak-banyaknya tiga langkah dan menahan bola ditangan paling lama menit.

Olahraga bola tangan merupakan salah satu olahraga yang sampai saat ini dapat ditelusuri kebenaran sejarahnya dan telah berusia sangat tua. Sebuah fakta yang meyakiinkan telah menunjukkan bahwa seorang laki-laki akan senantiasa lebih mahir menggunakan tangan dari pada kakinya. Sebagaimana telah diklaim oleh sejarawan olahraga terkenal, bahwa ia memainkan bolatangan jauh lebih awal dari pada sepakbola. Permainan bolatangan yang dimainkan pada masa Yunani kuno merupakan sebuah isyarat terciptanya olahraga bolatangan modern. Dimana bentuk permainan dan peraturannya masih sangat berbeda. Permainan “urania” yang dimainkan oleh orang-orang Yunani kuna dan Harpaston yang dimainkan oleh orang-orang Romawi.

Permainan Bola Tangan modern pertama kali dimainkan pada akhir abad ke-19 di Denmark, Jerman dan Swedia. Untuk lapangan, permainan ini mgacu pada permainan “Raffball” (snatch ball) dan “Königsbergerball” (Konrad Koch, 1846 – 1911). Permainan ini dikenalkan oleh G. Wallström kepada masyarakat Swedia tahun 1910.

Olahraga ini kemudian berkembang dan menjadi populer pada awal abad ke-20. Ironisnya, orang yang mendukung penyebaran olahraga ini adalah orang Belanda bernama Hirschmann, sekretaris jendral dari Association Internationale de Football, di tahun 1912. Peraturan mengenai olahraga Bola tangan Lapangan ini dibuat pada tahun 1917 oleh Max Heiser. Dan di tahun 1919, seorang guru olahraga di Berlin, Karl Schelenz memainkan olahraga ini di lapangan sepak bola. Beberapa tahun kemudian ia memperbaiki peraturan -peraturan tersebut. Hingga sekarang ia dianggap sebagai pelopor dari olahraga ini.

International Amateur Handball Federation (IAHF) didirikan pada thau 1928 bersamaan dengan Olympic Games di Amsterdam. Pada tahun 1938, kejuaraan dunia Bola Tangan pertama diadakan di Jerman. International Handball Federation didirikan pada tahun 1946 oleh delapan orang pendiri IAHF. Pada saat itu, lapangan 11 – a – side banyak dimainkan di Eropa sedangkan untuk 7 – a – side lebih banyak dimainkan di dalam ruangan di sekitar Eropa Timur. Antara tahun 1938 hingga 1966, kedua jenis permainan dimainkan dalam kejuaraan yang terpisah.

Cabang Bola Tangan Indoor pertama kali tampil di Olimpiade Munich tahun 1972. Sebanyak 16 tim ikut serta dalam cabang olahraga ini dengan Yugoslavia memenangkan medali emas pertama. Untuk kelas wanita, mulai dilombakan pada Olimpiade Montreal tahun 1976. Tim Uni Sovyet memenangkan emas baik di kelas pria maupun wanita.

Sebagaimana dalam “Fangballspiel” atau permainan “tangkap bola” yang diperkenalkan dalam sebuah lagu oleh seorang penulis puisi Jerman bernama Walther Von der Vogelwiede, dimana semua keterangan tersebut merupakan tanda-tanda pasti yang bias digambarkan sebagai bentuk kuno dari permainan bolatangan. Di Perancis, seorang yang bernama Rabelais menggambarkan bentuk permainan bolatangan dengan “mereka bermain bola tangan menggunakan telapak tangan mereka”. Lebih jauh lagi, pada tahun 1793 masyarakat Inuit yang hidup didataran hijau menggambarkan dan membuat ilustrasi permainan bola dengan menggunakan tangan. Pada tahun 1848 seorang administrasi olahraga Denmark memberikan izin untuk “permainan bolatangan” agar dimainkan di sekolah lanjutan di Ortup Denmark dan mendorong untuk segera menyertakan aturan dalam permainan bolatangan.

BERAPA LAMAKAH LAGI HIDUPKU????

HARI-HARI TELAH KU LEWATI DENGAN PENUH SUKA CITA.

HARI-HARI ITU MEMBUATKU BAHAGIA.

TAPI MENGAPA KINI BERBALIK 360 DERAJAT?

DAHULU DIRIKU YANG SELALU CERIA,

DAHULU DIRIKU YANG SELALU PENUH DENGAN CANDA TAWA

 MENGAPA KINI DIRIKU PENUH DENGAN DUKA.

SEAKAN RASA BAHAGIA ITU TELAH HILANG

SEAKAN RASA SUKA CITA ITU LENYAP

BAK DI HAPUS DENGAN AIR MATA

APAKAH KINI AKU HARUS MERASAKAN BETAPA SAKITNYA……

APAKAH INI TAKDIRKU YANG HARUS KU JALANI …

MAAG,

MAAG KRONIS,

TIPES,

DIARE,

DISENTRI,

RADANG USUS,

HEPATITIS,

BAHKAN DOKTER MEMVONISKU TERKENA SIROSIS/KANKER HATI

BETAPA LEMAH DIRI INI KETIKA MENDENGAR UCAPAN DOKTER YANG BEGITU SERIUS

SEAKAN DIRIKU INI BERADA DI TEPI JURANG KEMATIAN

YA ALLAH,

APA YANG SUDAH KU PERBUAT UNTUK DIRIKU?

YA ALLAH,

APA YANG SUDAH KU PERBUAT UNTUK ORANG TUAKU DAN KELUARGAKU?

YA ALLAH,

APA YANG SUDAH KU PERBUAT UNTUK BANGSA DAN NEGARA INI?

YA ALLAH.

APA SALAH DAN DOSAKU?

YA ALLAH,

APA SALAH DAN DOSA AYAH DAN IBUKU?

YA ALLAH,

 ADAKAH HIKMAH DI BALIK COBAAN INI?

CITA-CITA YANG DULU KU DAMBAKAN SEAKAN TELAH MUSNAH DITERJANG OMBAK YANG BEGITU BESAR.

CITA-CITA YANG BEGITU TINGGI SEAKAN JATUH BAGAI DAUN YANG GUGUR DARI RANTINGNYA.

AYAH………… IBU………

MAAFKAN ANAKMU INI YANG PENUH DENGAN LUMURAN DOSA

TINGKAH LAKU NANDA YANG DULU NAKAL,

NANDA YANG DULU SERING MENCURI UANG DI SAKU BAJU AYAH DAN IBU…….

DULU NANDA YANG SERING MEMBANTAH NASEHAT DARI AYAH DAN IBU…….

DULU NANDA YANG SERING TIDAK MELAKSANAKAN APA PERINTAH DARI AYAH DAN IBU….

DULU NANDA YANG SERING BERBOHONG KETIKA ADA IURAN SEKOLAH, PADAHAL TIDAK ADA SAMA SEKALI

AYAH …… IBU…..

NANDA TAHU ENGKAU TIDAK MEMBERIKAN HUKUMAN KEPADAKU KARENA ENGKAU SAYANG MA NANDA

ENGKAU MEMBERIKAN NANDA SEMANGAT, BAIK SUKA MAUPUN DUKA

ENGKAU MEMBERIKAN KASIH SAYANGMU KEPADA NANDA MELEBIHI DARI YANG ENGKAU BERIKAN PADA KAKANDA

KAKAK………

MAAFKAN ADIKMU INI KAK…

AKU YANG DULU SERING INGIN MENANG SENDIRI

AKU YANG DULU SERING NAKAL MA KAKAK

AKU YANG DULU SERING MEMBANTAH BILA KAKAK MEMBERIKAN NASEHAT

WALAUPUN BEGITU KAKAK TETAP SAYANG SAMA AKU..

KEKASIHKU TERCINTA….

ENGKAU ADALAH BELAHAN JIWAKU…

ENGKAU ADALAH CURAHAN HATIKU…

ENGKAU ADALAH SEGALANYA BAGIKU…

VAIZA SANTI ROHMAH KEKASIHKU…….

MAAFKAN AKU BILA ADA SALAH

AKU TIDAK TAHU APA YANG HARUS KU LAKUKAN SAAT INI SAYANG

AKU HANYA INGIN CINTAKU BERLABUH DI HATIMU

AKU INGIN MEMINANGMU,…………..

HANYA AIR MATA YANG KELUAR DARI PELUPUK MATAKU…

DIRIMU YANG SELALU MEMBUATKU BAHAGIA….

DIRIMU YANG SELALU MEMBUATKU NYAMAN…

WALAUPUN ENGKAU SERING MEMBUATKU BINGUNG TENTANG KATA-KATA YANG KAU UCAPKAN…..

AKU DISINI BERUSAHA UNTUK MELAWAN VONIS DOKTER YANG BEGITU SANGAT MEMATIKAN….

AKU JUGA BERUSAHA MELAWAN KEPUTUS ASAAN  YANG TELAH KU ALAMI INI

SEMOGA SAJA VONIS DOKTER ITU SALAH………

AMIN……

Masalah Gizi Remaja

BAB I

PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang

Kata gizi berasal dari bahasa Arab “ghidza” yang berarti makanan. WHO mengartikan ilmu gizi sebagai Ilmu yang mempelajari proses yang terjadi pada organisme hidup. Proses tersebut mencakup pengambilan dan pengolahan zat padat dan cair dari makanan (proses pencernaan, transport dan ekskresi) yang di perlukan untuk memelihara kehidupan, pertumbuhan, berfungsinya organ tubuh dan menghasilkan energi.

Anak remaja mempunyai kebutuhan nutrisi yang spesial, karena pada saat tersebut terjadi pertumbuhan yang pesat dan terjadi perubahan kematangan fisiologis sehubungan dengan timbulnya pubertas. Perubahan pada masa remaja akan mempengaruhi kebutuhan, absorbsi, serta cara penggunaan zat gizi. Hal ini di sertai dengan pembesaran organ dan jaringan tubuh yang cepat. Perubahan hormon yang menyertai pubertas juga menyebabkan banyak perubahan fisiologis yang memengaruhi kebutuhan gizi pada remaja.

Pertumbuhan yang pesat dan masa pubertas pada remaja tergantung pada berat dan komposisi tubuh seseorang. Ini menunjukkan bahwa status gizi memegang peranan penting dan menentukan status kematangan fisiologis seseorang. Status gizi di bawah normal atau adanya penyakit kronis dapat menghambat pubertas.

Pertumbuhan tinggi badan yang pesat di mulai pada usia 10 tahun; mencapai puncaknya pada usia 12 tahun pada anak perempuan, dan antara usia 12 – 14 tahun pada anak laki-laki. Penambahan berat badan yang pesat di mulai kira-kira 6 bulan setelahnya. Periode pertumbuhan yang cepat akan berakhir setelah 2,5 – 3 tahun. Jadi, periode kebutuhan gizi yang besar adalah pada remaja yang berusia antara 12 – 15 tahun pada laki-laki dan 10 – 13 tahun pada perempuan.

Kecepatan petumbuhan dan kebutuhan gizi bervariasi pada masing-masing individu remaja.  Ini menunjukkan bahwa di bandingkan usia, tingkat kematangan seksual yang didasarkan pada munculnya tanda seksual sekunder lebih mempunyai makna sebagai indikator dalam menentukan kebutuhan gizi.

B.     Rumusan Masalah

Dari latar belakang di atas, dapat di tarik rumusan masalah sebagai berikut :

–          Apakah Pengaruhnya kebutuhan gizi terhadap perkembangan remaja?

–          Apakah pertumbuhan fisik dapat berkembang dengan baik ketika kebutuhan gizi dapat terpenuhi?

C.     Tujuan

Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui :

–          Pengaruh kebutuhan gizi terhadap perkembangan remaja.

–          Pengaruh kebutuhan gizi terhadap pertumbuhan fisik remaja.

BAB II

PEMBAHASAN

Kebutuhan gizi pada anak remaja lebih tinggi di bandingkan usia anak kecil. Namun kebutuhan gizi pada remaja laki-laki dengan remaja perempuan tentu berbeda.  Hal ini di sebabkan oleh adanya pertumbuhan yang pesat, kematangan seksual, perubahan komposisi tubuh, mineralisasi tulang dan perubahan aktivitas fisik. Meskipun aktivitas fisik tidak meningkat, tetapi total kebutuhan energi akan tetap meningkat akibat pembesaran ukuran tubuh. Kebutuhan nutrisi yang meningkat pada masa anak remaja adalah energi, kalsium, besi dan zinc.

A.     Energy

Kebutuhan energy pada individu remaja yang sedang tumbuh sulit untuk ditentukan secara tepat. Faktor yang perlu di perhatikan untuk menentukan kebutuhan gizi remaja adalah aktivitas fisik seperti olahraga. Remaja yang aktif dan banyak melakukan olahraga memerlukan asupan energi yang lebih besar di bandingkan dengan remaja yang kurang aktif berolahraga.

Energi yang di gunakan untuk melakukan aktifitas dalam kehidupan sehari-hari di dapat oleh tubuh dari energi yang di lepaskan di dalam tubuh pada proses pembakaran zat makanan. Akan tetapi kita tidak memperoleh seluruh energi makanan yang kita makan, karena tidak semua energi yang terkandung di dalam makanan dapat diubah oleh tubuh menjadi energi kerja.

Dalam proses metabolisme tubuh, energi makanan hanya sebagian di ubah ke dalam enrgi kerja, sedangkan sebagian lagi diubah menjadi panas. Dengan demikian dapat di mengerti bila habis makan atau tidak melakukan kerja, sehu badan akan meningkat. Di dalam tubuh ada tiga golongan zat makanan yang dapat di oksidasi untuk mendapatkan energi yaitu karbohidrat, lemak dan protein.

Ø    Karbohidrat

Karbohidrat adalah zat organik yang mengandung unsur karbon (C), Hidrogen (H) dan Oksigen (O) dengan rumus molekulnya CH2O. Karbohidrat merupakan unit gula individual atau rantai unit gula yang menyatu. Karbohidrat merupakan senyawa hasil fotosintesis tumbuhan hijau melalui reaksi berikut :

nCO2 (karbondiokasida) + H2O (air) à Cn(H2O)x (karbohidrat) + nO2 (oksigen)

Selain sebagai sumber energi utama, karbohidrat berfungsi sebagai berikut :

o       Sumber energi dengan fungsi utamanya adalah menyediakan energi bagi tubuh. Satu gram karbohidrat mengahsilkan 4 kkal.

o       Pemberi rasa manis pada makanan. Rasa manis ini akan terasa bila kita memakan nasi dengan mengunyah beberapa kali.

o       Penghemat protein. Bila karbohidrat makanan tidak mencukupi, maka protein akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi, dengan mengalahkan fungsi utamanya sebagai zat pembangun.

o       Pengatur metabolisme lemak. Karbohidrat mencegah terjadinya oksidasi lemak yang tidak sempurna.

Ø    Lemak

Lemak merupakan simpanan energi bagi manusia dan hewan. Lemak merupakan senyawa organik yang mengandung unsur karbon, hidrogen dan oksigen. Dalam lemak, oksigen lebih sedikit dari pada yang terdapat pda kebohidrat. Itulah sebabnya pada waktu pembakaran, lemak mengikat lebih banyak oksigen sehingga panas yang di hasilkan lebih banyak. Lemak yang disimpan di bawah kulit merupakan persediaan energi jangka panjang dan merupakan insulin dalam tubuh. Lemak merupakan bahan penting dalam membran sel dan sifatnya tidak dapat larut dalam air. Setiap 1 gram lemak menghasilkan 9 kkal.

Lemak mempunyai fungsi yang cukup banyak, lemak yang terdapat dalam bahan makanan berfungsi sebagai :

o       Sumber energi, dimana tiap 1 gram lemak menghasilkan sekitar 9 kkal.

o       Menghemat protein dan thiamin.

o       Membuat rasa kenyang lebih lama, sehubungan dengan dicernanya lemak lebih lama.

o       Pemberi cita rasa dan keharuman yang lebih.

o       Memberi zat gizi lain yang di butuhkan tubuh.

Sedangkan fungsi lemak dalam tubuh adalah sebagai berikut :

o       Sebagai pembangun/pembentuk susunan tubuh

o       Pelindung kehilangan panas tubuh

o       Sebagai penghasil asam lemak esensial

o       Sebagai pelarut vitamin A,D,E,K

o       Sebagai pelumas di antara persendian

o       Sebagai agen pengemulsi yang akan mempermudah transpor substansi lemak keluar masuk melalui membran sel

o       Sebagai prekursor dari prostaglandin yang berperan mengatur takanan darah, denyut jantung dan lipolisis.

Ø    Protein

Protein juga meningkat pada masa remaja, karena proses pertumbuhan tarjadi dengan cepat. Pada akhir masa remaja, kebutuhan protein lebih besar pada remaja laki-laki, karena perbedaan komposisi tubuh. Kecukupan protein harus memenuhi 12 – 14 % dari pemasukan energi. Bila pemasukan energi tidak adekuat, maka protein akan di gunakan sebagai sumber energi dan ini akan emngakibatkan malnutrisi. Oleh karena itu anak – anak yang masih dalam masa pertumbuhan membutuhkan lebih banyak protein dari pada usia lanjut. Kurang kalori protein (KKP) sering diderita oleh anak dengan tanda-tanda perut buncit, rambut kering, mudah rontok, cengeng, nafsu makan berkurang, bengkak-bengkak tubuh dan bersikap acuh tak acuh.

Protein merupakan zat gizi yang paling banyak terdapat dalam tubuh. Protein merupakan bagian dari semua sel-sel hidup. Seperlima dari berat tubuh orang dewasa merupakan protein. Hampir setengah jumlah protein terdapat di otot, seperlima terdapat di tulang atau tulang rawan, sepersepuluh terdapat di kulit dan sisanya terdapat di jaringan yang lain dan cairan tubuh. Semua enzim merupakan protein. Banyak hormon juga protein atau turunan protein. Hanya urin dan empedu dalam kondisi normal tidak mengandung protein.

Protein mempunyai beberapa fungsi yaitu :

o       Membentuk jaringan baru dalam masa pertumbuhan dan perkembangan tubuh

o       Memelihara jaringan tubuh, memperbaiki serta mengganti jaringan yang aus, rusak atau mati

o       Menyediakan asam amino yang diperlukan untuk membentuk enzim pencernaan dan metabolisme serta antibodi yang diperlukan

o       Mengatur keseimbangan air yang terdapat dalam tiga kompartemen yaitu intraseluler, ekstraseluler dan intravaskuler

o       Mempertahankan kenetralan (asam-basa) tubuh.

B.     Mineral

Kebutuhan mineral tertutama kalsium, zinc dan zat besi juga meningkat pada masa remaja. Kalsium penting untuk kesehatan tulang, khususnya dalam menambah massa tulang. Keterbatasan massa tulang selama remaja akan meningkatkan risiko osteoporosis pada kehidupan selanjutnya, khususnya pada wanita. Sumber kalsium yang paling baik adalah susu dan hasil olahannya. Sumber yang lain adalah ikan, kacang-kacangan dan sayuran.

Karena ekspansi volume darah dan untuk mempertahankan produksi hemoglobin selama pertumbuhan, maka kebutuhan akan zat besi pada remaja juga meningkat. Zat besi juga di butuhkan untuk membentuk hemoglobin dalam jaringan otot yang baru. Untuk mengganti kehilangan zat besi selama menstruasi, remaja perempuan lebih banyak membutuhkan zat besi di bandingkan dengan remaja laki-laki. Remaja laki-laki membutuhkan zat besi untuk proses pertumbuhan itu sendiri. Kekurangan zat besi akan meningkatkan resiko terkenan anemia defisiensi zat besi. Kebutuhan akan zat besi akan menurun seiring dengan melambatnya pertumbuhan setelah pubertas. Penyerapan zat besi dapat di tingkatkan oleh vitamin C dan sebaliknya dihambat oleh kopi, teh, makanan tinggi serat, suplemen kalsium, dan produksi susu. Makanan yang banyak mengandung zat besi adalah hati, daging merah, daging putih, kacang-kacangan dan sayuran hijau.

Zinc di butuhkan untuk pertumbuhan serta kematangan seksual remaja, terutama bagi remaja laki-laki. Defisiensi Zinc dapat menimbulkan resiko retardasi mental dan hipogonadisme.

Fungsi mineral secara umum adalah :

–          Memelihara keseimbangan asam tubuh dengan jalan penggunaan mineral pembentuk asam dan mineral pembentuk basa.

–          Mengkatalisasi reaksi yang bertalian dengan pemecahan karbohidrat, lemak, protein serta pembentukan lemak dan protein tubuh.

–          Sebagai hormon (Iodium terlibat dalam hormon tiroksin, Co dalam vitamin B12, Ca dan P untuk pembentukan tulang dan gigi) dan enzim tubuh (Fe terlibat dalam aktifitas enzim katalase dan sitokrom).

–          Membantu memelihara keseimbangan air tubuh.

–          Menolong dalam pengiriman isyarat-isyarat keseluruh tubuh.

–          Sebagai bahan cairan usus

–          Berperan dalam pertumbuhan dan pemeliharaan tulang, gigi dan jaringan tubuh lainnya.

C.     Vitamin

Kebutuhan vitamin tiamin, ribovlafin dan niasin pada remaja akan meningkat. Zat-zat tersebut diperlukan untuk membantu proses metabolisme energi. Begitu juga dengan folat dan vitamin B12 yang penting untuk sintesis DNA dan RNA. Tak kalah pentingnya adalah vitamin D yang di butuhkan untuk mendukung pertumbuhan otot dan tulang. Vitamin A, C, dan E juga di butuhkan untuk pembentukan dan mendukung fungsi sel baru.

Kekurangan vitamin pada remaja dapat menimbulkan masalah kesehatan dan pertumbuhan fisiknya, seperti :

–          Gejala buta senja, tidak tahan terhadap cahaya

–          Terkena Rakhitis

–          Berkurangnya imunitas tubuh terhadap penyakit.

Gangguan kesehatan karena kekurangan vitamin di sebut avitaminosis. Avitaminosis termasuk penyakit defisiensi. Penyebab avitaminosis antara lain :

–          Vitamin yang masuk dalam tubuh cukup banyak, tetapi karena gangguan dalam penyerapan vitamin maka tubuh kita akan kekurangan vitamin juga.

–          Karena fungsi usus tidak normal, misalnya karena mencret maka vitamin tidak dapat diserap oleh usus.

–          Karena pengaruh obat-obatan yang di pakai, misalnya obat sulfa maka bakteri usus akan musnah, sehingga tubuh akan kekurangan vitamin.

D.    Pengkajian status gizi

Pengkajian status gizi selama remaja perlu dilakukan. Pada periode ini, kecenderungan resiko terjadinya gangguan gizi sangat tinggi, contohnya obesitas dan anoreksia nervosa. Salah satu cara sederhana yang dapat di gunakan untuk menentukan status gizi pada remaja adalah dengan mengukur Indeks Massa Tubuh (IMT) atau Body Mass Index (BMI). IMT dapat membantu untuk mengidentifikasi remaja yang secara signifikan berisiko mengalami kelebihan berat badan. Rumus perhitungan IMT adalah sebagai berikut :

Hasil dari rumus di atas kemudian dicocokkan dengan grafik pertumbuhan sesuai dengan usia dan jenis kelamin untuk mengetahui termasuk kedalam kategori mana status gizinya. Berikut adalah kategori-kategori status gizi :

–          Gizi kurang       : IMT di bawah 5 %

–          Gizi Normal      : IMT dari 5 % – 85 %

–          Gizi lebih          : IMT 85 %  – 95 %

–          Obesitas           : IMT lebih dari 95 %

Yang perlu di sadari oleh remaja adalah bila berat badan normal, maka akan mendapatkan banyak keuntungan seperti penampilan yang baik, lincah dan rendah resikonya untuk terkena penyakit. Sebaliknya bila berat badan kurang atau berlebih, maka akan lebih rentan terhadap berbagai macam penyakit dan dapat mempengaruhi fase kehidupan selanjutnya.

E.     Perilaku Makan Remaja

Di bandingkan segmen usia yang lain, diet yang tidak adekuat adalah masalah yang paling umum di alami oleh remaja putri. Gizi yang tidak adekuat akan menimbulkan masalah kesehatan yang akan mengikuti sepanjang kehidupan. Kekurangan gizi selama remaja dapat di sebabkan oleh bermacam-macam faktor, termasuk emosi yang tidak stabil, keinginan untuk menjadi kurus yang tidak tepat dan ketidak stabilan dalam gaya hidup dan lingkungan sosial secara umum.

Berikut ini beberapa perilaku spesifik yang umumnya dipercaya menyebabkan masalah gizi pada remaja adalah :

–          Melewatkan waktu makan satu kali atau lebih setiap hari

–          Pemilihan makanan selingan yang kurang tepat

–          Kurangnya supevisi dalam memilih makanan di luar rumah

–          Takut mengalami obesitas, khususnya pada remaja putri

–          Perhatian terhadap makanan tertentu yang menyebabkan jerawat

–          Kurangnya waktu untuk mengkonsumsi secara teratur

–          Kurang di dampingi ketika mengkonsumsi makanan tertentu

–          Tidak minum susu

–          Mulai mengkonsumsi alkohol

 

 

Makanan siap saji

Makanan siap saji sudah menjadi tren di kalangan remaja perkotaan. Selain menjadi tempat makan, restoran siap saji juga menjadi tempat kumpul favorit dengan teman. Yang menjadi masalah pada restoran siap saji adalah jumlah menu yang terbatas dan makanannya relatif mengandung kadar lemak dan garam yang tinggi. Minuman yang tersedia juga menambah asupan kalori yang tinggi pada remaja. Dengan demikian remaja sering kali mengkonsumsi makanan siap saji cenderung mengalami kelebihan berat badan.

Alkohol

Remaja mudah di pengaruhi oleh lingkungan di sekitarnya, termasuk lingkungan pergaulan. Lingkungan yang tidak sehat akan membawa remaja kearah yang negatif pula. Selain hal tersebut, sifat remaja yang ingin coba-coba dan menunjukkan jati diri membuat remaja rawan terjerumus ke dalam hal-hal yang bersifat negatif. Salah satunya adalah dengan mencoba meminum minuman berkadar alkohol yang tinggi. Konsumsi alkohol pada remaja akan menimbulkan masalah gizi dan masalah sosial. Minuman beralkohol hanya berkontribusi pada energi saja. Alkohol juga memengaruhi penyerapan zinc dan folat, dua zat gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan yang normal.

F.      Masalah gizi pada remaja

Remaja merupakan masa di mana seseorang mengalami perkembangan untuk mencapai kematangan mental, emosional, sosial dan fisik. Banyak persoalan yang di hadapi para remaja yang berkaitan dengan masalah gizi. Masalah-masalah gizi dan kesehatan yang di hadapi remaja tersebut saling berkaitan satu dengan yang lain dan diperlukan penanganan yang terpadu dan menyeluruh. Adapun masalah-masalah gizi yang biasa di hadapai pada masa anak remaja adalah :

v     Obesitas

Obesitas adalah kegemukan atau kelebihan berat badan. Di kalangan remaja, obesitas merupakan permasalahan yang merisaukan, karena dapat menurunkan rasa percaya diri seseorang dan menyebabkan gangguan psikologis yang serius. Belum  lagi kemungkinan diskriminasi dari lingkungan sekitar. Dapat di bayangkan jika obesitas terjadi pada remaja, maka remaja tersebut akan tumbuh menjadi remaja yang kurang percaya diri.

Obesitas dapat di atasi dengan cara yang aman dan sehat. Adapun cara menurunkan berat badan yang sehat adalah sebagai berikut :

o       Perubahan pola makan

Perubahan pola makan dapat dilakukan dengan cara mengurangi asupan kalori total. Remaja di sarankan lebih banyak mengkonsumsi buah dan sayur serta membatasi gula dan lemak.

o       Peningkatan aktivitas fisik / olahraga

Aktifitas fisik/olahraga dapat membantu menurunkan berat badan, karena dapat membakar lebih banyak kalori. Banyaknya kalori yang di bakar tergantung dari frekuensi, durasi dan intensitas latihan yang di lakukan.

o       Modifikasi perilaku

Modifikasi perilaku di gunakan untuk mengatur pola makan dan aktivitas fisik pada remaja yang menjalani terapi obesitas. Melalui modifikasi perilaku dapat diketahui faktor atau situasi apa yang dapat membuat berat badan menjadi berlebih, sehingga di harapkan dapat membantu mengatasi ketidakpatuhan dalam terapi obesitas.

v     Anemia

Remaja putri merupakan salah satu kelompok yang rawan menderita anemia. Anemia adalah suatu keadaan dimana kadar hemoglobin dan eritrosit lebih rendah dari normal. Pada laki-laki hemoglobin normal adalah 14 – 18 gr % dan eritrosit 4,5 -5,5 jt/mm3. Sedangkan pada perempuan hemoglobin normal adalah 12 – 16 gr % dengan eritrosit 3,5 – 4,5 jt/mm3.

Remaja putri lebih mudah terserang anemia karena :

o       Pada umunya lebih banyak mengkonsumsi makanan nabati yang kandungan zat besinya sedikit, dibandingkan dengan makanan hewani, sehingga kebutuhan tubuh akan zat besi tidak terpenuhi.

o       Remaja putri biasanya ingin tampil langsing, sehingga membatasi asupan makanan.

o       Setiap hari manusia kehilangan zat besi 0,6 mg yang diekskresi, khususnya melalui feses.

o       Remaja putri mengalami haid setiap bulan, di mana kehilangan zat besi ± 1,3 mg perhari, sehingga kebutuhan zat besi lebih banyak dari pada pria.

BAB III

PENUTUP

 

Kebutuhan gizi pada anak remaja lebih tinggi di bandingkan usia anak kecil. Namun kebutuhan gizi pada remaja laki-laki dengan remaja perempuan tentu berbeda.  Hal ini di sebabkan oleh adanya pertumbuhan yang pesat, kematangan seksual, perubahan komposisi tubuh, mineralisasi tulang dan perubahan aktivitas fisik. Meskipun aktivitas fisik tidak meningkat, tetapi total kebutuhan energi akan tetap meningkat akibat pembesaran ukuran tubuh.

Pengkajian status gizi selama remaja perlu dilakukan. Pada periode ini, kecenderungan resiko terjadinya gangguan gizi sangat tinggi, contohnya obesitas dan anoreksia nervosa. Salah satu cara sederhana yang dapat di gunakan untuk menentukan status gizi pada remaja adalah dengan mengukur Indeks Massa Tubuh (IMT) atau Body Mass Index (BMI). IMT dapat membantu untuk mengidentifikasi remaja yang secara signifikan berisiko mengalami kelebihan berat badan.

Remaja merupakan masa di mana seseorang mengalami perkembangan untuk mencapai kematangan mental, emosional, sosial dan fisik. Banyak persoalan yang di hadapi para remaja yang berkaitan dengan masalah gizi. Masalah-masalah gizi dan kesehatan yang di hadapi remaja tersebut saling berkaitan satu dengan yang lain dan diperlukan penanganan yang terpadu dan menyeluruh.

DAFTAR PUSTAKA

 

Poltekes Depkes I. 2009. “Kesehatan Remaja Problem dan Solusinya”. Jakarta. Salemba Medika.

Irianto, Kus. 2004. “ Gizi & Pola Hidup Sehat “. Bandung. Yrama Widya.

Yuniastuti, Ari. 2007. “ Gizi dan Kesehatan “. Yogyakarta. Graha Ilmu.

www.wikipedia.org/gizi di akses tanggal 05 Juni 2011 pukul 19.30 WIB

http://www.lusa.web.id>home di akses tanggal 05 Juni 2011 pukul 19.43 WIB

www.rajawana.com./artikel/kesehatan/gizi-anak di akses tanggal 05 Juni 2011 pukul 19.50 WIB

Mengembangkan Keterampilan Gerak dasar Lompat dengan permainan Tradisional

BAB I

PENDAHULUAN

a.      Latar Belakang

Dunia anak adalah dunia bermain. Bagi anak-anak kegiatan bermain selalu menyenangkan. Melalui kegiatan bermain ini, anak bisa mencapai perkembangan fisik, intelektual,emosi dan sosial. Perkembangn secara fisik dapat dilihat saat bermain. Perkembangan intelektual bisa dilihat dari kemampuannya menggunakan atau memanfaatkan lingkungannya. Perkembangan emosi dapat dilihat ketika anak merasa senang, tidak senang, marah, menang dan kalah. Perkembangan sosial bisa dilihat dari hubungannya dengan teman sebaya, menolong dan memperhatikan kepentingan orang lain.

Tidak ubahnya perilaku anak hewan liar yang bermain berlari-larian, mengejar, menerkam dan menggigit. Melalui pengalamannya bermain ini, anak hewan liar sebenarnya sedang belajar meningkatkan keterampilannya yang akan digunakannya kelak untuk mempertahankan hidupnya. Demikian pula dengan anak-anak, dimana bermain adalah pengalaman mereka yang harus dilalui. Melalui permainan ini sebenarnya mereka sedang menciptakan pengalaman, yang tidak perlu harus merepotkan dengan melarangnya untuk tidak bermain ini atau bermain itu. Biarkan mereka melakukan aktivitas sendiri yang menyenangkan itu tanpa harus terganggu oleh batasan-batasan yang kita ciptakan. Bila ini terjadi, anak akan mempeunyai sifat penakut dan bersikap ragu-ragu.

Menurut beberapa pengertian, aktivitas bermain tidak sama dengan aktivitas lainnya seperti belajar, mandi, makan dan tidur. Namun dalam bermain sebenarnya anak sedang belajar. Ciri-ciri yang membedakan itu antara lain :

  1. Aktivitas bermain bisa menimbulkan efek yang menyenangkan dan gembira.
  2. Aktivitas bermain bisa dilakukan secara spontanitas dan suka rela serta tidak ada unsur paksaan.
  3. Dalam bermain ada aturan yang diciptakan oleh pemainnya sendiri dan sifatnya insidentil.
  4. Dalam bermain anak bisa termotivasi untuk menyenangi permainan.

Keempat ciri di atas itulah yang membedakan aktivitas bermain dengan aktivitas lainnnya. Namun demikian dalam melakukan aktivitas bermain hendaknya harus mengandung unsure-unsur pelajaran. Ini di lakukan agar anak dapat meningkatkan kemampuan ketrampilan, kecerdasan, emosi, dan sosial secara optimal.

Bermain tidak lepas dari gerak sehingga gerak adalah kehidupan dan apabila gerak tersebut berhenti maka kehidupannya pun akan berakhir. Dengan demikian sejalan dengan pendidikan jasmani di Sekolah Dasar, yang dimana dijelaskan dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi (2004 : 6) sebagai berikut:

1)      Mengembangkan sikap sportif, jujur, disiplin, bertanggung jawab, kerja sama, percaya diri dan demokratis melalui akivitas jasmani.

2)      Mengembangkan kemampuan gerak dan ketrampilan berbagai macam permainan dan olahraga.

3)      Mengembangkan ketrampilan pengelolaan diri dalam upaya mengembangkan dan pemeliharaan kebugaran jasmani serta pola hidup sehat melalui berbagai aktivitas jasmani.

 b.      Rumusan masalah

Melihat dari latar belakang tersebut, permainan tradisional dapat mengembangkan ketrampilan gerak dasar bagi anak-anak pada usia sekolah dasar.

 c.       Tujuan

Dengan melihat bentuk permainan dan cara bermain, makalah ini bertujuan untuk

–  Melihat manfaat permainan tradisional itu terhadap perkembangan ketrampilan gerak dasar bagi anak-anak sekolah dasar.

– Mengembangkan tingkat koordinasi tangan dan mata dengan permainan tradisional.

BAB II

PEMBAHASAN

Olahraga tidak lepas dari permainan apalagi olahraga yang diajarkan di sekolah dasar akan selalu melekat pada permainan itu. Kita lihat contoh ketika anak bermain bola dan memperebutkan bola itu dan pada saat itu juga mereka banyak mengekspresikan gerakan lokomotor, non lokomotor dan manipulatif. Maka dari sinilah permainan memberikan kesenangan yang lebih besar pada siswa khususnya pada anak-anak. Menurut A.M Patty : ( 1991, 1-175) jenis permainan ada enam macam yaitu (1) permainan perkenalan, (2) permainan perorangan, (3) permainan beregu, (4) permainan pada uapacara pesta, (5) permainan dalam air, (6) permainan pada pramuka.

Bermain tidak lepas dari gerak sehingga gerak adalah kehidupan dan apabila gerak tersebut berhenti maka kehidupannya pun akan berakhir. Dengan demikian sejalan dengan pendidikan jasmani di Sekolah Dasar, yang dimana dijelaskan dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi (2004 : 6) sebagai berikut:

a.     Mengembangkan sikap sportif, jujur, disiplin, bertanggung jawab, kerja sama, percaya diri dan demokratis melalui akivitas jasmani.

b.      Mengembangkan kemampuan gerak dan ketrampilan berbagai macam permainan dan olahraga.

c.      Mengembangkan ketrampilan pengelolaan diri dalam upaya mengembangkan dan pemeliharaan kebugaran jasmani serta pola hidup sehat melalui berbagai aktivitas jasmani.

Bermain bagi anak bukan hanya sekedar bermain, tetapi bermain merupakan salah satu bagian dari proses pembelajaran. Dalam bermain itu anak bisa menerima banyak rangsangan selain dapat membuat dirinya senang juga dapat menambah pengetahuan anak. Dalam proses belajar, anak-anak mengenalnya melalui permainan karena tidak ada cara yang lebih baik yang dapat merangsang perkembangan kecerdasan otaknya melalui kegiatan melihat, mendengar, meraba, dan merasakan, yang semuanya itu dapat dilakukan melalui kegiatan bermain. Kegiatan ini terus di rangsang agar simpul-simpul saraf pada otak tidak vakum.

Banyak jenis dan ragam permainan yang dapat di lakukan oleh anak-anak. Berikut adalah beberapa prinsip bermain sambil belajar agar anak dapat tumbuh kembang sehat dan cerdas sebagai berikut :

–          Seorang anak kecil senantiasa dalam pertumbuhan dan perubahan, pertumbuhannya ini di pengaruhi oleh lingkungan.

–          Pada dasarnya anak kecil senang sekali belajar. Tugas orang dewasa adalah mendorong, memberi kesempatan belajar dan membiarkan anak belajar sendiri.

–          Masa yang paling penting dalam kehidupan anak di mulai sejak lahir. Yaitu kecerdasan mulai terbentuk.

–          Anak kecil dapat menyerap hampir semua yang di pelajarinya dari lingkungan. Untuk meningkatkan belajar, lingkungan harus di persiapkan sehingga anak bisa bebas memilih kegiatan belajar.

–          Anak kecil belajar banyak melalui gerakan-gerakan dan gerakan ini tidak boleh dibatasi kecuali bila membahayakan dirinya.

–          Kegiatan-kegiatan sensor – motoris memainkan peran penting dalam belajar bagi anak. Semakin banyak kesempatan anak mengirim rangsangan-rangsangan sensoris ke otak semakin berkembang kecerdasannya.

 Pengertian Ketrampilan Gerak

Ketrampilan gerak adalah suatu kemampuan yang penting di dalam pendidikan jasmani dan kehidupan sehari-hari kita, salah satu progam pendidikan jasmani kepada siswa adalah agar siswa terampil dalam beraktivitas fisik. Ketrampilan gerak fisik yang diperoleh melalui pendidikan jasmani tidak hanya berjuna menguasai cabang Olahraga tertentu tapi juga untuk melakukan aktivitas dan tugas fisik dalam kehidupan sehari-hari. Manusia pada kodratnya adalah benda hidup, bukan benda mati. Banda mati dapat bergerak disebabkan apabila ada gaya eksternal yang mempengaruhi benda tersebut. Sedangkan benda hidup dapat bergerak baik karena pengaruh gaya eksternal maupun karena pengruh gaya internal.

Ketrampilan gerak bagi anak-anak sekolih dasar diartikan sebagai sikap perkembangan dan penghalusan aneka ketrampilan gerak yang tentunya berkaitan dengan permainan olahraga. Ketrampilan gerak ini diupayakan untuk dikembangkan dan diperhalus agar anak dapat melakukan dengan benar dengan sesuai tenaga dan sesuai dengan keadaan lingkungan. Apabila gerakan ini sudah matang maka dilanjutkan untuk diterapkan pada suatu permainan, aneka olahraga dan aktivitas jasmani yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

 

Gambar 1. Komponen Gerakan Ketrampilan Dasar.- (Sukintaka, 2001 : 19)

Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Ketrampilan Gerak

Ketrampilan dibutuhkan proses pembelajaran yang baik karena ketrampilan perlu dilatih sejak dini. Ada suatu anggapan yang menyebutkan ketrampilan tersebut dapat dikuasai oleh hal kesenangan. Kita lihat para pesepakbola eropa sangat terampil memainkan bola karena didasari oleh bakai dan kesenangan, tidak mungkin tanpa kesenangan para pesepak bola melakukan aksi-aksi memukau dalam mengolah bola dilapangan. Maka dari itu guru pendidikan jasmani hams berupaya memberikan bimbingan kepada anak-anak, supaya para siswa dapat menguasai ketrampilan dasar dengan baik.

Gerak dasar menurut M Furqon H, (2002 – 9) merupakan pola gerak yang inheren yang membentuk dusar-dasar untuk ketrampilan gerak yang kompleks yang meliputi gerak lokomotor, gerak non lokomotor dan gerak manipulatif. Karakteristik anak berusia 6-8 tahun menurut Annario, Cowell dan Hazelton yang dikutip M Furqon H, (2002: 10-12 ) adalah sebagai berikut

a.     Karaketristik Fisiologis

1)         Reaksi lambat, koordinasi gerakannya belum baik, membutuhkan aktifitas yang menggunakan kelompok otot besar, gemar berkelahi, berburu, memanjat dan kejar-kejaran.

2)         Selalu aktif, bersemangat dan responsip terhadap suara berirama.

3)         Tulang-tulangnya lunak dan mudah berubah bentuk.

4)         Jantungnya mudah melemah.

5)         Pengendalian penginderaan dan persepsinya sedang berkembang.

6)         Koordinasi mata dan tangan berkembang dan penggunaan otot kecil belum baik.

7)         Kesehatan umum kritis, mudah sakil dan daya tahannya rendali.

8)         Gigi susu mulai bertanggalan dan tumbuh gigi tetap.

9)        Selalu aktif walaupun sedang duduk atau berdiri senang berkejar-kejaran, menjelajah dan memanjat.

b.    Karakteristik Psikologis

  1. Pumusatannya mudah beralih, tak tahan lama.
  2. Selalu ingin tuhu, suka bertanya, ingin menemukan sesuatu dan menyelidiki alam sekitarnya.
  3. Kemampuan mengendalikan organ-organ berbicaranya berkembang.
  4. Gemar mengulang aktivitas yang menyenangkan ataudisukai.
  5. Kemampuan berfikirnya masih terbatas.
  6. Hampir tertarik dengan segala hah
  7. Kreatif dan daya khayalnya tinggi

Karakteristik Sosiologis

1)    Berhasrat besar terhadap hal-hal yang bersifat dramatik yang penuh dengan gaya khayal, rasa ingin tahu dan suka meniru.

2)          Suka berkelahi, berburu, berkejaran dan memanjat.,

3)          Sesuatu itu dianggap benar bila ia setuju atau menyenangkan baginya tetapi ia kesal jika sesuatu itu idak sesuai dengan kehendaknya.

4)          Senang pada binatang piaraan, cerita-cerita dan alam sekitar.

5)          Ingin terus bermain dan terus bermain baik dalam kelompok yang terdiri dari 3 sampai 4 orang.

6)          Belum senang bila dikritik,

7)          Sukar menerima kekelahan.

8)          Suka menjadi pusat perhatian.

9)          lndividualis, bebas suka menonjolkan diri, pemberani, angkuh dan suka berpetualang.

10)              Tidak punya teman yang tetap dan suka berganti-ganti.

 C.     Jenis permainan

a.    Bermain (Play)

Bermain dapat diartikan sebagai suatu bentuk kegiatan yang sederhana dan menyenangkan. Bermain adalah kegiatan yang paling disenangi oleh anak-anak. Biasanya bermain adalah penyaluran rasa tertekan yang didapat anak dari rumah jadi sebaiknya bermain itu tertata dengan baik sehingga dapat mempunyai manfaat yang banyak.

Kalau kita lihat bermain itu adalah kegiatan yang digunakan oleh anak untuk meluaphan ekpresi, pelampiasan ketegangan dan menirukan peran orang yang ia kagumi atau yang ia jadikan guru. Jadi dengan kata lain bermain itu aktivitas yang penuh dengan nuansa keriangan yang memilki tujuan yang melekat didalamnya untuk kegembiraan dan kesenangan. Menurut Rusli Lutan (2001 : 31) yang memaparkan karakteristik ” bermain sebagai akti vitas yang dilakukan seeara bebas dan sukarela”. Beimain itu sendiri pada hakekatnya adalah suatu kesungguhan dan bersama itu pula kita melihat kesanggupan yang menyerap kosentrasi dan tenaga mereka saat melakukan aktivitas bermain itu sendiri. Jadi dengan demikian dapat kita ambil kesimpulan bahwa bermain merupakan suatu kegiatan yang harus dilakukan dengan sungguh-sungguh tetapi bermain bukan merupakan kesungguhan.

Disertai dengan tujuan bermain, Gusril dalam disertasinya tahun 2004. menyimpulkan bahwa tujuan anak dalam melakukan permainan dapat ditinjau dari beberapa aspek sebagai berikut : (1) aspek kognitif antara lain menambah wawasan bermain dan melatih pola pikir, (2) aspek psikomotorik antara lain terampil dalam bermain can melatih fisik anak}:, (3) menyenangkan hati, (4) aspek sosial antara lain menambah pergaulan dan keakraban, rekreasi dan agar tidak dihina. Selain itu perasaan anak setelah melakukan bermain antara lain merasa senang, gembira, hilang ketegangan, bugar dan bersemangat.

Ada berapa keuntungan yang diperoleh dari aktifitas bermain itubagi anak-anal diantaranya adalah : (1) menambah ekstra energi, (2) mengoptimalkan pertumbuhan seluruh bagian tubuh seperti tulang, otot, dan organ-organ lainnya, (3) dapat meningkatkan nafsu makan anak tersebut, (4) berkembangnya berbagai ketrampilan yang berguna bagi hidupnya, (5) anak dapat mengontol diri, (6) raenemukan arti benda-benda yang terdapat di sekelilingnya, (7) kesempatan dapat menerima kemenangan dan kekalahan dengan sikap lapang dada, (8) kesempatan untuk bergaul dengan .eman temannya, (9) merupakan cara untuk mengatasi kemarahan, iri hati, kecewa dan kedukaan. Sebagai pendidik ada beberapa hal yang harus kita perhatikan dalam ktivitas bermain adalah : (1) ekstra enargi, (2) waktu yang cukup untuk bermain, (3) alat permainan yang kita butuhkan, (4) ruangan yang cukup untuk bermain, (5) tips cara bermain, dan (6) teman bermain.

b.    Permainan (games)

Pembelajaran pendidikan jasmani di SD/MI sebagian besar dikemas dalam bentuk permainan (game). Program pendidikan jasmani lebih berorientasi kepada kebutuhan siswa sebagai subyek didik dan bukan sebagai obyek didik. Oleh karena itu, metode yang digunakan menekankan pada aktivitas fisik yang memungkinkan siswa dalam suasana gembira, dapat bereksplorasi, menemukan sesuatu secara tidak langsung dan Iain-lain

Permainan adalah sebuah pintu unik meningkatkan daya intelektual anak. Mengapa demikian? Sebab, perkembangan mental dan kecerdasan anak, oahkan yang mengalami malnutrisi sekali pun tetap berkembang saat anak senang bermain di usia pra sekolah. Permainan bisa kita sebut dengan sebuah menu yang di sajikan dalam melakukan aktivius bermain, sehingga permainan adalah bagian dari bermain yang mempunyai metode atau cara tertentu sesuai situasi, kondisi, dan mempunyai peraturan-peraturan yang berlaku dan wajib di taati oleh peserta bermain itu sendiri. Dalam bermain terdapat rasa keberanian, semangat, dan kejujuran pemain itu sendiri;

Menurut Rusli Lutan (2001: 33) membagi permainan atau games tersebut menjadi 4 kategori utama :

1)                 Agon adalah permainan yang bersifat pertandingan, perlawanan dengan kesempatan yang sama unfuk mencapai kemenangan sehingga di butuhkan pekerjaan fisik yang cukup kuat.

2)        Alea adalah permainan yang mengandalkan hasil secara untung-untungan, atau hukum peluang seperti dadu, kartu, relet, dan Iain-lain. Sementara kemampuan otot tidak dibutuhkan dalam permainan ini.

3)        Mimikri adalah permainan yang memerlukan kebebasan, dan bukan kesungguhan.

4)        Illinx adalalah permainan yang mencakup penjainan yang melampiaskan
kebutuhan untuk bergerak, berpetualang, dan dinamis, lawan dari keadaan diam, seperti berolah raga di alam terbuka atau mendaki gunung.

1) Permainan perorangan

a)  Pengertian permainan perorangan

Permainan perorangan adalah permaian yang lebih menonjolkan kegiatan individu atau perorangan. Permainan perorangan ini dapat kita bagi jadi dua yaitu permainan perorangan sendirian dan permainan perorangan berhubungan. Permainan perorangan sendirian adalah permainan dimana seseorang dianggap hanya bermain seorang diri, aktif bergerak sendri dan tidak membutuhkan pemain lain dan ia tidak mempunyai kaitan apa-apa.

Disisi lain permainan perorangan berhubungan adalah dimana pemain satu dengan pemain lainya saling berhubungan, dan saling berkaitan sehingga memaksa mereka untuk saling bersaing dalam satu kompetisi. Oleh karena itu permainan ini membutuhkan lebih dari satu orang. Jenis permainan perorangan disini adalah permainan lempar sasaran, permainan egrang kaleng dan permainan lari bolak-balik.

b)  Karakteristik perorangan

Dari masing-masing individu mempunyai kualitas diri dan sifat-sifat yang berbeda antara satu dengan yang lainnya, sehingga ini membawa konsekuensi bahwa setiap individu mempunyai potensi yang berbeda untuk meraih keberhasilan dalam mempelajari sesuatu khususnya ketrampilan gerak tertentu. Namun sebenarnya bahwa pencapain hasil belajar bukan dominan dipengaruhi oleh sifat bawaan, tetapi juga di’pengaruhi bleh faktor lingkungan Akan tetapi perbedaan kemampuan terjadi terutama sangat dipengaruhi oleh kualitas fisik yar g berbeda-beda, dan perbedaan kualitas fisik dapat terjadi karena pengalaman setiap orang berbeda-beda.

c)  Kelebihan dan Kekurangan permainan perorangan

Kita semua mengetahui bahwa pada dasarnya permainan perorangan identik dengan permainan yang menonjolkan sikap individu. Individu tersebut diberi kebebasan untuk melakukan gerakan yang sesuai dengan hasrat atau keinginannya tanpa diberi bantuan dari teman atau orang lain.Berdasaikan uraian di atas maka pemaianan perorangan memilki kelebihan diantaranya:

a.     Meningkatkan kemandirian anak tersebut karena kemampuan murni berasal dari diri sendiri bukan bantuan dari orang lain.

b.     Dapat meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi pada diri nak tersebut.

c.     Meningkatkan kompetisi antar siswa yang acanberimbas pada peningkatan kemampuam motorik.

Disamping itu permainan perorangan juga memiliki kelemahan:

a.     Siswa kurang memilki semangat dalam melakukan permainan apanbila permainan itu merasa sulit bagi mereka.

b.     Peningkatan hasil pennainan perorangan akan dirasakan tidak merata tergantung daripada individu tersebut.

2)  Permainan beregu

(a)   Pengertian permainan beregu

Pengertian permainan beregu adalah permainan yang dimana setiap pesertanya . harus menjadi bagain dari regu atau kelompok tersebut. Jumlah peserta regu tergantung permainan apa yang hendak dimainkan, dan tujuan dari permainan beregu selain meningkatkan gerak motorik anak tersebut tapi juga diharapkan dapat terjadi komunikasi sehingga terbina kekompakan, rasa saling memiliki, keakraban dan memupuk rasa kebersamaan. Tujuan lain dari permainan beregu ini, menciptakan suasana ang sehat dalam persaingan serta meningkatkan semangat perjuangari yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jenis permainan beregu disini adalah permainan lempar bola berpasangan, permainan egrang bakiak dan permainan scpak bola .

(b)   Karakteristik beregu

Kita semua mengetahui bahwa manusia adalah makluk sosial dimana mengandung arti bahwa manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan crang lain pengertian itu bisa kita lihat dalam kehidupan sehari-hari karena tanpa bantuan oran lain kita tidak bisa mencukupi kebutuhan manusia. Oleh karena itu manusia harus hidup berkelompok dan membentuk suatu organisai dalam uraha untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Karena hakekatnya manusia kemampuannya terbatas.

Kelompok adalah kumpulan bebrapa orang atau benda yang berkumpul dan atau dikumpulkan menjadi satu ikatan atau kumpulan. Sebagai kelompok manusia dimana anggotanya dapat beritregasi atau sama lain dapat berkerja sama yang baik tapi juga bisa melahirkan perbedaan dan pertentangan yang menyebabkan kelompok tersebut pecan dan bercerai berai.

Disisi lain fungsi dari kelompok juga dapat memberikan adanya suatu kepastian dan ketentuan-ketentuan tentang pelaksanaan hubungan kerja tersebut. Selain itu kelompok juga bersifat dinamis yang selalu berubah-ubah sesuai dengan keadaan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kelompok pada umumnya dipengaruhi oleh dua faktor :

(1)     Internal

Faktor internal di anggap sebagai unsur penting karena manusia mempunyai kecakapan yang berbeda satu sama lain. Disamping itu komunikasi juga sangat berperan dalam membuat kelompok manusia yang dinamis.

(2)     Eksternal

Faktor ini adalah faktor lingkungan dimana kelompok harus bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan tersebut. Dapat kita pahami bagaimana faktor internal dan eksternal tersebut sangat mempengaruhi kelompok. Dimana untuk menjaga kelangsungan hidupnya kelompok tersebut harus senantiasa menyesuikan diri dimana kelompok itu berada.

(c)   Kelebihan permainan beregu

Permainan beregu mempunyai beberapa kelebihan diantaranya adalah:

1)             Untuk membangkitkan kepekaan diri seseorang anggota kelompok terhadap anggota lainnya dalam kelompok sshingga timbul rasa saling menghargai, saling keterbukaan dan saling toleransi.

2)             Untuk menimbulkan rasa solidaritas dari seluruh anggota kelompok sehingga timbul partisipasi yang spontan atau tidak disengaja dalam rangka mencapai tujuan bersama.

(d)   Kekurangan permainan beregu

1)            Dalam permainan dimana ada kelebihan pasti juga ada kekurangan diantaranya kekurangan itu adalah apabila siswa masuk kelompok yang kurang disukai maka akan menimbulkan perpecahan sehingga tidak terjadi kerja sama atau kekompakan.

2)     Dimana bila seorang siswa melakukan kesalahan atau hal yang merugikan kelompok tersebut maka semua anggota kelompoknya juga akan mendapat hukuman.

D.    Permainan tradisional

Permainan tradisional merupakan permainan yang telah di mainkan oleh anak-anak pada suatu daerah tertentu secara tradisi. Yang di maksud tradisi disini adalah permainan ini telah diwariskan dari generasi yang satu ke generasi berikutnya. Pada waktu sekarang ini mungkin sekali permainan itu tidak lagi di mainkan oleh anak-anak. Permainan yang merupakan hasil budi daya manusia pada masa lampau itu, sebenarnya telah menggairahkan anak untuk bersenang-senang dan mempunyai pengaruh yang sangat bermakna pada perkembangan anak-anak. Permainan tradisional sudah di kenalkan sejak nenek moyang kita dulu. Permainan ini tidak memerlukan biaya, bahkan sangat mudah di mainkannya. Permainan yang banyak di minati oleh anak-anak ada bermacam-macam. Ada congklak, petak umpet maupun gobak sodor. Permainan-permainan tradisional memiliki nilai positif, misalnya anak menjadi banyak bergerak sehingga terhindar dari masalah obesitas anak. Sosialisasi mereka dengan orang lain akan semakin baik karena dalam permainan dimainkan oleh minimal 2 anak. Selain itu, dalam permainan berkelompok mereka juga harus menentukan strategi, berkomunikasi dan bekerja sama dengan anggota tim. Kendalanya adalah terbatasnya lapangan di kota-kota besar, sementara banyak permainan yang memerlukan arena yang luas. Kendala besar lainnya adalah karena larangan dari orang tua. Mereka takut anak-anak mereka terluka, kotor atau kulit anak menjadi terbakar karena bermain di lapangan terbuka. Hasilnya, banyak orang tua yang memberikan mainan elektronik yang disukai anak. Padahal permainan ini cenderung membuat anak sulit bersosialisasi sehingga anak menjadi pemalu, penyendiri dan individualistis. Juga makin banyak anak menjadi obesitas karena kurang bergerak.

Memberi kebebasan secara seimbang untuk anak bermain bersama teman-temannya dapat memberikan nilai positif. Bermain dapat menjadi sarana belajar dan mengembangkan nilai EQ pada anak. Tetapi, tentu saja harus dalam pengawasan dan memberi batasan waktu yang jelas agar tidak semua waktu digunakan untuk bermain.

PERMAINAN GUNUNGAN

Permainan ini sudah lama sekali di mainkan oleh anak-anak usia sekolah dasar, baik putra maupun putri. Permainan ini sangat sederhana sekali. Tetapi dapat mengembangkan keterampilan gerak dasar pada anak-anak SD. Permainan ini lebih banyak menekankan pada aktivitas melompat. Tujuan dari permainan ini adalah

–          Mengembangkan keterampilan gerak dasar melompat

–          Mengembangkan koordinasi antara tangan dan mata

Alat-alat dan bahan :

  • Tanah lapang yang berukuran kurang lebih 6 x 4 meter.
  • Pecahan genteng atau keramik
  • Sebatang lidi

Cara bermain :

  • Membuat gambar gunungan terlebih dahulu di atas tanah yang rata dan tidak ada kerikil atau yang dapat membuat kaki cidera.
  • Setelah membuat bentuk lapangannya, kemudian siapkan pecahan genteng atau keramik sejumlah anak yang akan bermain.
  • Sekitar 5 orang peserta, telah siap dengan tanda atau biasa disebut dengan gacuk (pecahan genteng atau keramik  tadi) di kotak nomor 1.
  • Peserta di undi untuk mendapatkan giliran kesempatan untuk bermain.
  • Peserta yang mendapatkan giliran pertama siap untuk melompat dengan satu kaki secara urut tiap kotak kecuali kotak nomor 4 dan 6 peserta meletakkan kedua kakinya baik kanan maupun kiri pada kedua kotak tersebut di nomor 4 dan 6. (kotak yang terdapat gacuk tidak boleh di lompati tetapi harus di lewati dengan melangkahinya) Peserta tidak boleh menginjak garis.
  • Setelah sampai di nomor 6, peserta berbalik dengan meloncat dan melompat kembali lagi pada posisi awal. Sebelum kembali ke posisi awal, peserta harus mengambil gacuknya terlebih dahulu.
  • Ketika peserta berhasil kembali ketempat semula, ia harus melanjutkan permainan lagi dengan melemparkan gacuknya ke kotak nomor berikutnya. Dan selanjutnya melakukan lompatan lagi sampai kembali hingga sampai ke nomor 6 yang di sebelah kiri.
  • Untuk kotak nomor 4 dan 6 peserta harus meletakkan gacuknya di mulai dari sebelah kanan. Apabila gacuknya terletak di sebelah kanan pada kotak nomor 4, peserta harus mengambilnya dari kotak nomor 4 di sebelah kiri, begitu pula sebaliknya.
  • Bila sampai pada nomor 7, peserta harus mengambil dengan berbalik arah/ mengambil dengan mata tertutup. Tangan atau badannya tidak boleh menyentuh garis.
  • Peserta yang berhasil sampai pada nomor 7, ketika kembali pada posisi semula harus melemparkan gacuknya di luar busur singkaran. Peserta melompat lagi dan hingga nomor 6 , nomor 7 tidak boleh di lompati. Ia harus meraih dengan menginjak gacuknya dengan satu kaki, apabila berhasil peserta harus melemparkan lagi ke posisi semula dan kembali lompat di mulai peserta menginjak gacuknya ke kotak nomor 6 sampai kotak nomor 1.
  • Sesampainya di kotak nomor 1, peserta harus menginjak gacunya  lagi dengan kedua kakinya. Apabila gagal, peserta harus mengulanginya dari nomor 6 ketika ia mendapatkan giliran kembali.

Manfaat permainan

Ada beberapa manfaat dari permainan ini, seperti :

  1. Mengembangkan keterampilan gerak dasar melompat dan meloncat yaitu dengan melompati tiap kotak dari nomor 1 hingga nomor 7.
  2. Mengembangkan koordinasi mata dan tangan, secara otomatis ketika peserta akan melemparkan gacuknya ia menggunakan insting yang kuat agar gacuknya tepat pada kotak yang di inginkan.
  3. Melatih otot tungkai, sehingga akan didapat kaki yang terkuat. Permainan ini baik sekali untuk melatih anak-anak dalam atletik lompat jauh, lompat jangkit bahkan lompat tinggi.
  4. Melatih kejujuran, apabila kakinya meyentuh garis maka peserta dinyatakan gugur dan menunggu giliran berikutnya.

 

 

PERMAINAN GONCANG KALENG

Goncang Kaleng (atau guncang kaleng) adalah sejenis permainan dari Riau, Indonesia. Goncang Kaleng, sebagaimana namanya, memang menggunakan kaleng sebagai penentu permainan dimulai. Kaleng terlebih dulu diisi dengan beberapa butir batu kecil kemudian sisi kaleng yang terbuka ditutup kembali dengan cara dilipat atau dipenyekkan, sehingga kaleng akan berbunyi bilamana ia digoyang atau diguncang. Kaleng yang biasa digunakan adalah kaleng-kaleng yang berbahan logam dengan suara nyaring. Dulu kaleng bekas minuman ringan masih sering digunakan, namun karena kaleng minuman ringan sekarang banyak yang menggunakan bahan alumunium hingga tidak menghasilkan suara cukup nyaring, maka kini anak-anak lebih sering menggunakan kaleng bekas sardin atau kaleng susu seukuran 400 gram.

Alat dan bahan :

Ø  Kaleng bekas sardin/susu

Ø  Beberapa putir kerikil

Ø  Palu untuk membuat penyekkan  kaleng

Cara bermain :

Model permainannya sendiri hampir sama persis dengan Petak Umpet. Pemain yang kalah saat Hompimpa atau suit pertama dialah yang akan menjadi kucing atau pencari rekan-rekan lainnya yang bersembunyi disekitar lokasi permainan. Di awal permainan juga biasanya dipilih ketua tikus yang kemampuan lemparannya cukup jauh di antara rekan sepermainan, untuk melemparkan kaleng sejauh mungkin agar pasukan tikus berkesempatan bersembunyi. Kucing berkewajiban mengambil kaleng yang sudah dilempar dan kemudian meletakkannya pada daerah lingkaran pusat permainan yang biasa dibuat berbentuk lingkaran berdiameter lebih kurang satu depa. Kemudian barulah kucing diperkenankan mencari para tikus.

Sedikit perbedaan terdapat pada goncang kaleng ini ialah, setiap kucing menemukan satu tikus atau rekannya yang bersembunyi maka mereka (kucing dan tikus) berlarian merebut kaleng untuk kemudian diguncang tiga kali;

  • Bila kucing yang berhasil: ini adalah tanda kepada rekan-rekan tikus lainnya, bahwa seekor tikus telah tertangkap.
  • Dan apabila tikus yang berhasil: maka kaleng ini akan dilempar kembali oleh tikus berkaitan sejauh mungkin, untuk kemudian ia kembali sembunyi lebih aman.

Demikianlah permainan ini terus berulang, hingga mereka lelah. Tanda permainan selesai adalah mengguncang kaleng sebanyak tiga kali dan diulang hingga tujuh atau sepuluh kali dengan keras, agar rekan-rekan tikus yang sembunyi dapat mendengarnya dan kembali ke pusat permainan.

Manfaat permainan :

Permainan ini mempunyai manfaat yang begitu penting untuk perkembangan keterampilan gerak dasar. Di antaranya yaitu :

1.      Mengembangkan keterampilan gerak dasar berlari dan reaksi

2.      Mengembangkan keterampilan melempar bagi ketua tikus yang menyelamatkan anak buahnya dengan melemparkan kaleng keluar dari lingkaran.

3.      Dapat melatih kepekaan terhadap bunyi yang di hasilkan oleh kaleng dan kerikil.

BAB III

PENUTUP

Bermain tidak lepas dari gerak sehingga gerak adalah kehidupan dan apabila gerak tersebut berhenti maka kehidupannya pun akan berakhir. Dengan demikian sejalan dengan pendidikan jasmani di Sekolah Dasar, yang dimana dijelaskan dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi (2004 : 6) sebagai berikut:

1)      Mengembangkan sikap sportif, jujur, disiplin, bertanggung jawab, kerja sama, percaya diri dan demokratis melalui akivitas jasmani.

2)      Mengembangkan kemampuan gerak dan ketrampilan berbagai macam permainan dan olahraga.

3)      Mengembangkan ketrampilan pengelolaan diri dalam upaya mengembangkan dan pemeliharaan kebugaran jasmani serta pola hidup sehat melalui berbagai aktivitas jasmani.

Ketrampilan gerak adalah suatu kemampuan yang penting di dalam pendidikan jasmani dan kehidupan sehari-hari kita, salah satu progam pendidikan jasmani kepada siswa adalah agar siswa terampil dalam beraktivitas fisik.

Permainan-permainan tradisional memiliki nilai positif, misalnya anak menjadi banyak bergerak sehingga terhindar dari masalah obesitas anak. Selain itu, dalam permainan berkelompok mereka juga harus menentukan strategi, berkomunikasi dan bekerja sama dengan anggota tim. Kendalanya adalah terbatasnya lapangan di kota-kota besar, sementara banyak permainan yang memerlukan arena yang luas. Kendala besar lainnya adalah karena larangan dari orang tua. Mereka takut anak-anak mereka terluka, kotor atau kulit anak menjadi terbakar karena bermain di lapangan terbuka. Hasilnya, banyak orang tua yang memberikan mainan elektronik yang disukai anak. Padahal permainan ini cenderung membuat anak sulit bersosialisasi sehingga anak menjadi pemalu, penyendiri dan individualistis. Juga makin banyak anak menjadi obesitas karena kurang bergerak.

DAFTAR PUSTAKA

http://www.budaya-indonesia.org/iaci/Boy-boyan diakses tanggal 12 Mei 2011 pukul 19.23 WIB

http://id.wikipedia.org/wiki/Goncang_Kalengdiakses tanggal 12 Mei 2011 pukul 20.02 WIB

http://wikipedia.org/wiki/games diakses tanggal 12 Mei 2011 pukul 20.15 WIB

Gerson, Tutle.,  Hutchins, Penny., 2008 . Game Kreatif untuk Anak. Yogyakarta, Andi Publisher

Prasetyo, Dwi Sunar., 2008. Biarkan Anakmu Bermain. Yogyakarta, Diva Press.

Sukintaka,. 1992. Teori Bermain untuk D2 PGSD Penjakesrek,. BPK.